Beli gas melon pakai KTP, Warga tidak terpengaruh saat kebijakan diterapkan
Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sudah menerapkan pembelian gas ukuran 3 kilogram dengan menggunakan bukti KTP. Penerapan kebijakan langsung dilakukan ditingkat pangkalan gas. Konsumen yang sudah menyerahkan fotokopi KTP akan dilayani oleh pangkalan elpiji.

Elshinta.com - Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sudah menerapkan pembelian gas ukuran 3 kilogram dengan menggunakan bukti KTP. Penerapan kebijakan langsung dilakukan ditingkat pangkalan gas. Konsumen yang sudah menyerahkan fotokopi KTP akan dilayani oleh pangkalan elpiji.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan (Diskopimdag) Sukoharjo, Iwan Setiyono mengatakan, pembelian elpiji 3 kilogram menggunakan KTP sudah berjalan sesuai dengan instruksi dari pemerintah efektif per 1 Juni. Namun pada dasarnya kebijakan ini dilakukan oleh internal Pertamina dalam hal ini pangkalan elpiji langsung kepada masyarakat.
Pelaksanaan kebijakan ini dalam rangka mengendalikan pemanfaatan barang bersubsidi yang dilakukan oleh Pertamina. "Ini sebenarnya lebih ke penataan internal dulu," kata Iwan.
Iwan mengaku, respon masyarakat terkait penerapan kebijakan masih landai. Sebab, kebijakan sudah melalui tahap sosilaisasi yang cukup masif dan panjang sehingga masyarakat sudah cukup memahami.
Dinas memantau kelancaran distribusi dan ketersediaan barang beredar seiring dengan kebijakan tersebut. Pihaknya mengantisipasi kelangkaan dan gejolak di masyarakat setelah penerapan kebijakan.
"Masyarakat sudah tersosialisasi dengan baik, jadi responnya relatif landai," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Jumat (7/6).
Ia menjelaskan, kebijakan membeli elpiji 3 kilogram dengan KTP diberlakukan secara nasional. Artinya seluruh daerah menerapakan kebijakan yang sama per 1 Juni lalu. Pemerintah daerah dalam hal ini dinas Diskopumdag melakukan pengawasan dampak dari kebijakan tersebut untuk menentukan langkah pengendalian apabila diperlukan.
Sejauh ini, laporan kelangkaan barang dan gejolak terpantau belum terjadi di Kabupaten Sukoharjo. Petugas dinas terus melakukan pengawasan di lapangan.