Top
Begin typing your search above and press return to search.

Festival layang-layang meriahkan pesta panen di Sungai Ular

Pesta panen di Desa Sungai Ular, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, dimeriahkan dengan festival layang-layang. Festival ini bertujuan untuk mengembangkan potensi seni layang-layang dan silaturahmi bersama, menjunjung tinggi solidaritas.

Festival layang-layang meriahkan pesta panen di Sungai Ular
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Pesta panen di Desa Sungai Ular, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, dimeriahkan dengan festival layang-layang. Festival ini bertujuan untuk mengembangkan potensi seni layang-layang dan silaturahmi bersama, menjunjung tinggi solidaritas.

Ketua panitia pelaksana festival layang-layang tingkat Sumatera Utara, Johan S berharap layang-layang tetap bisa menjadi permainan favorit masyarakat ditengah serbuan permainan online lewat gadget seiring perkembangan teknologi.

"Festival layang-layang ini berlangsung dua hari terbuka untuk umum se Sumatera Utara, ada berbagai kategori yang diperlombakan seperti layang-layang unik, dan juga sendaren," kata Johan, Minggu (9/6).

Layang-layang yang dilombakan dibagi dua kategori yakni layangan sendaren wajib pakai sendaren/tali pita (waw, gampangan, jangganan, babean, sawangan, hewan dan lainnya yang memakai sendaren dengan tinggi minimal 1,5 meter dan lebar bebas). Kemudian layangan unik tidak pakai sendaren/tali pita bentuk atau motif manusia, hewan, kapal, pesawat dan benda-benda dengan tinggi, panjang dan lebar bebas.

Peserta festival layang-layang sebanyak 87 peserta yang berasal dari Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan dan Kabupaten Langkat. Kegiatan dibuka oleh Camat Secanggang Persadanta Sembiring didampingi Kapolsek Secanggang AKP Salija dan Kepala Desa Sungai Ular Misran.

Dalam kesempatan tersebut Camat Secanggang Persadanta Sembiring memberikan apresiasi atas terselenggaranya festival layang-layang, tingkat Sumatera Utara ini. Festival layang-layang ini sudah menjadi agenda tahunan dan sudah di daftarkan di Dinas Pariwisata Kabupaten Langkat.

Kepada seluruh peserta, camat berpesan dalam festival ini bukan semata-mata hanya menerbangkan layang-layang tapi teknis bermain layang layang itu juga menjadi penilaian. "Kita berharap tahun depan sudah bisa di sonding dengan Dinas Pariwisata untuk menjadi agenda tahunan yang mendapat support dari Pemkab Langkat. Kemudian festival ini bukan hanya menerbangkan layang-layang tapi juga teknis dan keunikan layang-layang menjadi faktor penilaian," katanya.

Kapolsek Secanggang Polres Langkat AKP Salija mengucapkan selamat atas terselenggaranya festival layang-layang ini dia berharap kegiatan ini berjalan aman dan lancar. Dan berharap festival layang-layang ini bisa menjadi nama baik Desa Sungai Ular.

Kepala Desa Sungai Ular Misran berjanji tahun depan festival layang-layang ini akan dibuat lebih besar dan meriah dari tahun ini, apalagi ada usulan dari peserta agar dibuat piala bergilir. "Menjawab usulan dari peserta, maka tahun depan kita akan buat lebih meriah apalagi mendapat support dari Dinas Pariwisata, kita akan buat piala bergilir," ungkap Misran seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Selasa (11/6).

Para pemenang festival layang-layang ini mendapatkan hadiah dari panitia pelaksana berupa uang tunai ditambah trophy dan sertifikat.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire