Top
Begin typing your search above and press return to search.

Over tonase diduga penyebab ambruknya jembatan Batang Serangan

Jembatan Sungai Air Tenang atau yang dikenal dengan 'Titi Besi' yang merupakan perbatasan dan penghubung antara Kecamatan Padang Tualang dan Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat ambruk, Selasa (11/6/2024) sekira pukul 17.20 WIB. 

Over tonase diduga penyebab ambruknya jembatan Batang Serangan
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Jembatan Sungai Air Tenang atau yang dikenal dengan 'Titi Besi' yang merupakan perbatasan dan penghubung antara Kecamatan Padang Tualang dan Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat ambruk, Selasa (11/6/2024) sekira pukul 17.20 WIB.

Camat Batang Serangan, Robbi Rezeki mengatakan, amblesnya badan jalan pada jembatan diduga akibat mobil dump truck bermuatan pasir dan batu (galian C) yang melintas kapasitasnya melebihi ketahanan badan jembatan atau over tonase. "Dugaannya akibat over tonase muatan dump truck nya, jadi badan jalan jembatan ambles. Dump truck nya terperosok ke sungai. Saat ini tengah dilakukan evakuasi," jelasnya.

Untuk korban jiwa tidak ada, sebab dump truck yang terperosok jatuhnya dengan posisi kepala mobil diatas. Namun jembatan tidak dapat dilintasi. "Korban jiwa tidak ada, hanya seorang sopir dan dua kernet di dalam dump truck mengalami luka ringan, sudah dirawat di UPT Puskesmas terdekat dan sudah pulang ke rumahnya," terangnya.

Saat ini para warga dan pengguna jalan lainnya yang ingin melintas, sementara diarahkan menggunakan jembatan darurat yang jaraknya sekitar 500 meter dari jembatan. Jembatan darurat itu hanya dapat dilintasi sepeda motor dan mobil pribadi. Untuk mobil dump truck dan sejenisnya tidak bisa melintas.

Robbi menyampaikan Pemerintah Kecamatan Padang Tualang, Pemerintah Desa, Koramil dan Polsek Padang Tualang beserta pihak terkait bergotong royong mengedukasi masyarakat dan pengguna jalan, untuk melintasi jembatan darurat dan jalan-jalan lainnya agar aktivitas berkendara tetap berjalan.

Robbi juga menginformasikan jembatan Sungai Air Tenang itu kewenangan pihak Pemprov Sumut. "Jadi kita sudah koordinasi dan informasikan ambruknya jembatan ke Pemprov Sumut agar segera ditanggulangi," ujarnya.

Robbi Rezeki juga menyampaikan kurang lebih sebulan lalu, pihak Pemprov Sumut telah melakukan peninjauan jembatan. Rencananya tahun ini jembatan akan dibangun/diperbaiki

Saat Syah Afandin masih menjabat Plt Bupati Langkat, dia pernah meninjau jembatan di Kecamatan Batang Sarangan, Kabupaten Langkat, Senin (17/7/2023).

Menurutnya kondisi jembatan Batang Serangan sudah sangat rawan dan membahayakan masyarakat pengguna jalan yang melintasi jembatan tersebut. Syah Afandin sangat berharap kepada Gubernur Sumatera Utara dan juga Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, untuk segera memperbaiki, karena ini memang merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi. Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Karena dengan diperbaikinya jembatan ini mudah-mudahan akan mempermudah akses dari masyarakat juga para pengunjung atau turis baik domestik maupun mancanegara yang ingin melakukan perjalanan ke objek wisata Tangkahan. Saya pikir ini perlu kita sampaikan untuk peningkatan pendapatan perekonomian masyarakat yang ada di daerah Tangkahan," ujarnya kala itu.

Salah seorang warga Batang Serangan Muhammad Farhan (31) mengatakan, jembatan yang ambruk itu selain sudah tua di duga truck galian C yang melintasi jembatan selalu melebihi tonase. Jembatan itu juga sudah sering diperbaiki, sampai hari ini truck yang terperosok belum berhasil di evakuasi.

"Sering diperbaiki dan ada tertulis disitu jembatan kapasitas delapan ton namun truck yang melintas kebanyakan melebihi tonase," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Rabu (12/6).

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire