Datangi Pendopo Majalengka, LSM Penjara Indonesia gelar aksi
LSM Penjara Indonesia kembali mengadakan aksi unjuk rasa sebagai upaya untuk menyampaikan suara masyarakat kepada sejumlah pihak yang berwenang di lingkungan Pemkab Majalengka, Jawa Barat.

Elshinta.com - LSM Penjara Indonesia kembali mengadakan aksi unjuk rasa sebagai upaya untuk menyampaikan suara masyarakat kepada sejumlah pihak yang berwenang di lingkungan Pemkab Majalengka, Jawa Barat.
Mereka mendatangi tiga titik yaitu Kejaksaan Negeri Majalengka, Inspektorat dan Gedung Pendopo, dipimpin langsung Ketua DPD LSM Penjara Indonesia Jawa Barat, DB Setiabudhi.
Dalam aksinya, puluhan anggota LSM penjara Indonesia yang juga mengkritisi sejumlah kebijakan pemkab ini sempat memasuki Pendopo Majalengka namun kembali berorasi di depan gerbang pendopo dengan alasan Pj bupati tidak menemui massa aksi.
DB Setiabudhi menjelaskan bahwa aksi unjuk rasa tersebut digelar bertepatan dengan momen Hari Lahir Pancasila yang menurutnya untuk menghindari tudingan politik menjelang Pilkada.
"Aksi hari ini sangat tepat karena bertepatan dengan (Momen) Hari Lahir Pancasila. Jika kami melakukannya mendekati Pilkada, kami bisa dianggap punya motif politik," ujarnya di Gedung Pendopo, Kamis (13/6).
Menyinggung mengenai netralitas ASN, Setiabudhi menegaskan bahwa meskipun peraturan perundang-undangan jelas, kenyataan di lapangan menunjukkan banyak fakta yang tidak tertuang dalam regulasi resmi.
"Bahasa undang-undang memang jelas, tetapi realitas di lapangan yang tersembunyi di balik aturan formal harus menjadi perhatian," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Jumat (14/6).
Setiabudhi juga menyampaikan rencana aksi lanjutan yang lebih besar dan intensif. "Kami berencana menggelar demo yang lebih besar. Kami bahkan akan mengumpulkan koin 500 perak untuk dimasukkan ke kardus sebagai simbol dan mendesak Pak Pj Bupati untuk pulang," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa ini merupakan kali kedua mereka berdemonstrasi dengan tujuan bertemu Pj Bupati dan menyampaikan aspirasi masyarakat.
"Dengan aksi hari ini, kami berharap bisa bertemu dengan Pj Bupati untuk menyampaikan suara rakyat," pungkasnya.