Top
Begin typing your search above and press return to search.

Idul Adha, PJ bupati Majalengka pantau harga kebutuhan pokok, gas LPG dan hewan qurban

Jelang Idul Adha tahun 2024, PJ Bupati Majalengka mendatangi pasar tradisional Rajagaluh untuk mengecek kestabilan harga kebutuhan pokok, juga memantau  SPBE untuk ketersediaan gas LPG dan memantau ketersediaan hewan qurban di Desa Cipinang Kecamatan Rajagaluh.

Idul Adha, PJ bupati Majalengka pantau harga kebutuhan pokok, gas LPG dan hewan qurban
X
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Jelang Idul Adha tahun 2024, PJ Bupati Majalengka mendatangi pasar tradisional Rajagaluh untuk mengecek kestabilan harga kebutuhan pokok, juga memantau SPBE untuk ketersediaan gas LPG dan memantau ketersediaan hewan qurban di Desa Cipinang Kecamatan Rajagaluh.

Pj Bupati Dedi Supandi menyampaikan harga kebutuhan pokok seperti Bawang yang sebelumnya mencapai Rp60 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp40 ribu per kilogram, termasuk harga beras premium kini berada di angka sekitar Rp15 ribu per kilogram.

"Ini kita cek beberapa kebutuhan pokok jelang Idul Adha, beras, bawang, cabai kemarin hasil daripada tim kenaikan inflasi itu yang kita waspadai terutama bawang dan cabai. Kita pantau sudah ada penurunan harga Rp 40 ribu per kg yang awalnya 60 ribu turun tadinya Rp 48 ribu sekarang jadi 40 ribu, termasuk harga cabai menurun," kata Dedi usai meninjau Pasar Rajagaluh, Jumat (14/6).

Sedangkan untuk ketersediaan hewan kurban, Dedi mengatakan bahwa Majalengka memiliki populasi ternak mencapai 1.396.000 ekor, termasuk sapi, kambing, kerbau, dan domba. Tahun lalu, jumlah hewan kurban mencapai 9.642 ekor, dengan domba sebagai jumlah terbanyak.

Dedi menyatakan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah dilakukan di 27 lokasi penjualan, termasuk pasar dan peternakan. Semua hewan dinyatakan sehat dan layak untuk kurban, tanpa ditemukan adanya penyakit berbahaya.

"Kami telah memastikan bahwa semua hewan kurban bebas dari penyakit mulut dan kuku serta memenuhi syarat kelayakan umur," ujar Dedi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Selasa (18/6).

Dedi juga menyoroti kesiapan pasokan LPG jelang Idul Adha. Biasanya, kebutuhan LPG subsidi di Majalengka mencapai 52 ton per hari. Namun, pada Idul Adha, kebutuhan ini meningkat hingga dua kali lipat menjadi 104 ton per hari.

"Kami telah menginstruksikan pihak terkait untuk bekerja lembur pada hari Minggu guna memastikan ketersediaan LPG," pungkasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire