Top
Begin typing your search above and press return to search.

BLT DBHCHT cair, Siti Juwariyah mengaku untuk beli keperluan sekolah anak

Ribuan buruh perusahaan rokok PT Djarum Kudus menerima pencarian bantuan langsung tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024.

BLT DBHCHT cair, Siti Juwariyah mengaku untuk beli keperluan sekolah anak
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com

Elshinta.com - Ribuan buruh perusahaan rokok PT Djarum Kudus menerima pencarian bantuan langsung tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024. Pembagian BLT Buruh rokok ini secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno bersama Pj Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie di Brak Perwakilan PT Djarum Pengkol Purwosari Kecamatan Kota kabupaten Kudus, Kamis (20/6).

Salah satu buruh yang mendapatkan BLT yakni Siti Juwariyah warga Desa Karanganyar Kabupaten Demak mengaku senang menerima pencairan BLT sebab momentumnya tepat untuk kebutuhan anak masuk sekolah. "Uangnya untuk beli Keperluan sekolah anak, untuk beli sepatu dan tas dan lain-lain. Soalnya anak saya sebentar lagi masuk sekolah dasar (SD)", ujarnya.

Senada buruh lainnya, Umaroh yang anaknya naik kelas VI SD. "Alhamdulillah, bisa untuk tambahan biaya beli kebutuhan anak sekolah. Sisanya untuk beli sembako karena lagi musim orang punya hajat", kata warga Karanganyar Demak.

Tidak hanya mereka saja yang tampak berseri-seri wajahnya. Namun, Menurut Deputy General Manager Public Affairs PT Djarum Slamet Rahardjo, ada 6.541 buruh rokok dari PT Djarum yang menerima BLT DBHCHT tahun 2024 ini dengan total Rp. 3.924.600.000. BLT ini berasal dari anggaran provinsi tahun 2024. Proses pencarian dilakukan melalui Kantor Pos Kudus. Sedangkan untuk BLT DBHCHT yang berasal dari APBD Kudus masih belum dicairkan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kudus menyiapkan anggaran sebesar Rp 39,44 miliar untuk BLT DBHCHT bagi buruh rokok warga kabupaten Kudus. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kudus Agung Karyanto mengatakan jika pencairan BLT DBHCHT yang bersumber dari APBD Kabupaten Kudus baru akan cair bulan depan jadi tidak bisa bersamaan dengan BLT DBHCHT dari APBD Provinsi Jawa Tengah.

"Bulan depan tapi tanggalnya belum tau. Pencairan terlambat karena terkendala dana dari Pusat. Untuk proses pencairan tetap 4 tahap, 3 tahap dari APBD murni sementara yang tahap ke -4 akan dianggarkan dari APBD Perubahan", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (20/6).

Ia mengungkapkan dengan anggaran sebesar Rp39,44 miliar yang bersumber dari dana bagi hasil cukai dan tembakau (DBHCHT), rencananya program BLT disalurkan selama empat kali dengan nilai BLT per bulan sebesar Rp300 ribu untuk setiap penerima manfaat. Berdasarkan data penyaluran pada akhir 2023, tercatat ada 65.149 pekerja rokok yang ber-KTP Kudus yang mendapatkan BLT, kemungkinan tahun ini tidak akan terlalu jauh berbeda.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire