Top
Begin typing your search above and press return to search.

Jemaah haji Indonesia wajib patuhi aturan penerbangan

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Mekkah menyampaikan aturan penerbangan berkenaan dengan barang bawaan pada hari Rabu (19/06). Jemaah haji diminta mematuhi peraturan tersebut demi keselamatan.

Jemaah haji Indonesia wajib patuhi aturan penerbangan
X
Sumber foto: Yuniar Kustanto/elshinta.com.

Elshinta.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Mekkah menyampaikan aturan penerbangan berkenaan dengan barang bawaan pada hari Rabu (19/06). Jemaah haji diminta mematuhi peraturan tersebut demi keselamatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Daker Mekkah, Khalilurrahman dalam wawancaranya pada hari Rabu (19/06) waktu setempat. Jemaah dilarang membawa air zamzam karena sudah dijatah sebanyak lima liter.

“Terkait dengan berat bagasi sudah diatur oleh penerbangan, termasuk ada larangan membawa air zam-zam. Karena air zam-zam telah disediakan oleh panitia, sehingga jemaah haji sudah menerima nanti ketika mereka tiba di embarkasi,” jelasnya.

Air zamzam sangat rawan bocor yang dikhawatirkan mengenai instalasi listrik di pesawat. Bahayanya, kondisi ini bisa membuat pesawat meledak. Oleh karena itu, PPIH tegas melarang jemaah membawa air zamzam yang bisa menyebabkan kerusakan pada pesawat.

“Jangan coba-coba membawa air zam-zam, karena itu akan berpengaruh terhadap keselamatan penerbangan. Bisa dibayangkan jika air zam-zam itu bocor bisa mengenai instalasi listrik yang di pesawat akan terjadi ledakan,” tambahnya.

PPIH juga melarang jemaah membawa gas atau barang-barang yang dapat memicu kecelakaan di udara. Hal tersebut menghambat penerbangan haji dan sangat berbahaya bagi jemaah.

“Selain itu jemaah haji juga dilarang membawa barang-barang yang berpotensi akan menimbulkan sesuatu yang membahayakan, seperti membawa gas atau sejenis lainnya yang berpotensi menimbulkan ledakan di atas pesawat,” tandasnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Yuniar Kustanto, Kamis (20/6).

Tak hanya itu, Khalil menambahkan bahwa jemaah diminta tidak banyak menempelkan lakban pada barang bawaan. Petugas akan kesulitan membongkar saat akan melakukan pengecekan.

“Atau terkait hal lain juga yang terlihat sederhana, seperti menempel lakban yang berlebihan sehingga menyulitkan pihak bandara dalam pemeriksaan bawaan jemaah haji,” imbuhnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire