Bentrok suku di Kenyam, Nduga, Papua, tiga orang meninggal dunia
Bentrokan antar kelompok kembali terjadi di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Dalam bentrok antar warga ini, tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

Elshinta.com - Bentrokan antar kelompok kembali terjadi di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Dalam bentrok antar warga ini, tiga orang dilaporkan meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan kejadian berawal pada Selasa (2/7) sekitar pukul 11.45 WIT, dua kelompok tersebut melakukan aksi saling serang di depan rumah Sekda Kabupaten Nduga.
“Tidak berselang lama terdapat 2 orang masyarakat pendatang dievakuasi setelah mendapatkan penyerangan dari kubu yang sedang bertikai,” ucap Benny, Rabu (3/7).
Benny mengatakan kedua orang tersebut bernama Marianus Gery (63) selaku Pendeta Gereja Beliau yang mengalami luka bacok di leher dan jari putus dalam kondisi meninggal dunia di TKP dan Abraham Runga (51) yang mengalami luka bacok di kepala juga dalam kondisi meninggal dunia saat dirawat di RSUD Nduga.
“Aparat gabungan TNI-Polri langsung membawanya ke RSUD Kenyam guna penanganan medis lebih lanjut,” ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan.
Dikatakan, saat ini telah ditelusuri kembali oleh tim, terdapat 1 orang dalam keadaan meninggal dunia yang kini identitas dan penyebabnya masih diselidiki oleh Polres Nduga.
Sementara itu, Kapolres Nduga AKBP V.J Parapaga mengatakan personel menyita beberapa peralatan seperti alat perang busur dan panah dari kedua kelompok.
“Saat ini sejumlah personel disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi kembali bentrokan dari kedua kelompok masyarakat tersebut,” tutur Kapolres Nduga.