4 Juli 1958: Hadibowo Susanto, dari Tegal ke panggung internasional bulu tangkis
Elshinta.com - Hadibowo Susanto lahir pada 4 Juli 1958 di Tegal, Jawa Tengah, Indonesia.

Elshinta.com - Hadibowo Susanto lahir pada 4 Juli 1958 di Tegal, Jawa Tengah, Indonesia.
Tegal, sebuah kota kecil di pesisir utara Jawa Tengah, menjadi tempat awal yang membentuk kehidupan dan karier Hadibowo. Sejak kecil, Hadibowo sudah menunjukkan minat besar terhadap olahraga, terutama bulu tangkis.
Bulu tangkis, sebagai salah satu olahraga paling populer di Indonesia, segera menarik perhatian Hadibowo. Dalam perjalanan kariernya, ia bergabung dengan PB Djarum, salah satu klub bulu tangkis ternama di Indonesia.
PB Djarum yang berlokasi di Kudus, Jawa Tengah, terkenal karena menghasilkan banyak pemain bulu tangkis top Indonesia. Di klub inilah Hadibowo mulai mengembangkan keterampilan dan bakatnya, dibimbing oleh pelatih-pelatih berpengalaman.
Hadibowo memulai karier profesionalnya di sektor tunggal putra. Salah satu pencapaian awalnya yang signifikan adalah mencapai babak semifinal turnamen bergengsi All England pada tahun 1981. Walaupun tidak memenangkan gelar, pencapaian ini menunjukkan potensi besar yang dimilikinya.
Pada tahun 1984, Hadibowo memutuskan beralih ke sektor ganda putra, keputusan yang terbukti tepat dan membawa banyak keberhasilan. Bersama pasangannya, Christian Hadinata, ia memenangkan Indonesia Open dan Thailand Open pada tahun yang sama.
Hadibowo dan Christian juga menjadi bagian dari tim Indonesia yang memenangkan Piala Thomas 1984, prestasi yang sangat membanggakan karena berhasil mengalahkan tim Tiongkok dengan skor 3-2. Hadibowo terus berkompetisi di berbagai turnamen internasional, termasuk Kejuaraan Dunia dan Pesta Olahraga Asia Tenggara, di mana ia meraih berbagai medali dan penghargaan.
Selain Christian Hadinata, Hadibowo juga berpasangan dengan pemain lain seperti Hariamanto Kartono dan Heryanto, menunjukkan fleksibilitas dan kemampuannya beradaptasi dengan berbagai pasangan bermain.
Prestasi Hadibowo
- Juara Piala Thomas 1984:
Hadibowo memperkuat tim Thomas Indonesia pada tahun 1984. Indonesia berhasil merebut Piala Thomas dengan mengalahkan China dengan skor 3-2. Dalam pertandingan tersebut, pasangan Christian Hadinata / Hadibowo menang melawan He Sangquan / Guo Liang, memberikan kontribusi penting bagi Indonesia.
- Juara Indonesia Terbuka 1984:
Hadibowo dan Christian Hadinata berhasil meraih gelar juara di turnamen Indonesia Open 1984. Kemenangan ini menegaskan kehebatan mereka sebagai pasangan ganda putra.
- Juara Thailand Terbuka 1984:
Pada tahun yang sama, Hadibowo dan Christian Hadinata juga meraih gelar juara di Thailand Open 1984. Prestasi ini menambah daftar kemenangan mereka di level internasional.
- Finalis Kejuaraan Dunia 1986:
Bersama pasangannya Kartono, Hadibowo mencapai final Kejuaraan Dunia 1986. Meskipun tidak berhasil meraih gelar juara, pencapaian ini menunjukkan konsistensi dan kemampuan mereka di level tertinggi.
- Semifinalis All England 1981:
Sebelum bermain di sektor ganda putra, Hadibowo mencatatkan prestasi sebagai semifinalis di turnamen All England 1981 pada sektor tunggal putra.
- Semifinalis Kejuaraan Dunia 1985:
Bersama Heryanto, Hadibowo mencapai babak semifinal di Kejuaraan Dunia 1985. Ini merupakan pencapaian luar biasa dalam karier bulutangkisnya.
Meskipun Hadibowo telah meninggal dunia pada 7 Juni 2011 karena penyakit kanker hati, prestasinya dalam dunia bulu tangkis memasukkannya sebagai salah satu pahlawan bulutangkis Indonesia.