Siapkan bacaan bagi warga binaan, perpustakaan keliling hadir di Lapas Kelas IIB Brebes
Dalam upaya meningkatkan akses informasi dan membuka wawasan bagi warga binaan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes resmi menggandeng Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Brebes untuk menghadirkan layanan perpustakaan keliling khusus bagi para warga binaan. Kerja sama ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi kedua belah pihak dalam mendukung dan meningkatkan literasi membaca bagi warga binaan.

Elshinta.com - Dalam upaya meningkatkan akses informasi dan membuka wawasan bagi warga binaan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes resmi menggandeng Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Brebes untuk menghadirkan layanan perpustakaan keliling khusus bagi para warga binaan. Kerja sama ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi kedua belah pihak dalam mendukung dan meningkatkan literasi membaca bagi warga binaan.
Kerja sama ini merupakan salah satu contoh nyata bagaimana lembaga pemerintah dapat bersinergi untuk memberikan akses informasi dan pengetahuan yang lebih luas bagi warga binaan pemasyarakatan hususnya warga binaan di Lapas IIB Brebes.
Kalapas IIB Brebes Isnawan menjelaskan, layanan perpustakaan keliling akan dilaksanakan secara rutin, yakni dua minggu sekali, Petugas dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Brebes akan datang langsung ke Lapas Kelas IIB Brebes untuk memberikan akses bagi warga binaan dalam meminjamkan buku-buku yang tersedia.
"Selain itu, pihak Lapas juga menyediakan ruang baca yang nyaman dan kondusif bagi warga binaan yaitu "Teras Membaca Pancasila," ujar Isnawan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Jumat (5/7).
Kalapas IIB Brebes Isnawan berharap, dengan adanya layanan perpustakaan keliling ini, warga binaan dapat memanfaatkannya dengan baik. "Kami berharap warga binaan dapat meningkatkan minat baca mereka dan mendapatkan manfaat yang optimal dari kehadiran layanan ini. Selain menambah wawasan, membaca juga dapat membantu mereka dalam proses pembinaan dan persiapan untuk kembali ke masyarakat," ujar Isnawan.
Neli Silfiah selaku Kabid Arsip dan perpustakaan daerah juga menekankan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Brebes dalam mendukung program pembinaan dan rehabilitasi warga binaan. "Kami berharap, melalui layanan perpustakaan keliling ini, Warga Binaan dapat memperoleh informasi yang bermanfaat, meningkatkan kemampuan literasi, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan bekal pengetahuan yang lebih baik," tutur Ibu Neli.
Salah satu warga binaan, Syarif, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas inisiatif ini. "Kami sangat mengapresiasi kehadiran layanan perpustakaan keliling ini. Selama ini, akses kami terhadap buku-buku dan informasi memang terbatas. Dengan adanya layanan ini, kami merasa sangat terbantu dan dapat memperluas wawasan kami," ujar Syarif.
Sementara itu Wardhana selaku Kasubsi registrasi dan bimkemas lapas IIB Brebes, menjelaskan sangat mendukung kegiatan Perpustakaan Goes to Lapas,
"Saya sangat mendukung dengan adanya perpustakaan keliling ini karna memberikan ruang kepada para warga binaan bisa menambah wawasan dengan adanya buku yang di pinjamkan kepada mereka dan semoga dengan wawasan membacanya ini warga binaan menjadi memiliki bekal pengetahuan kelak setelah bebas" ungkapnya.