Sabtu, 23 Juni 2018 | 21:10 WIB

Daftar | Login

/

Anggaran event organizer di Disparbud DKI dihapus

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
<p>Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, akan menghapus lelang jasa event organizer (EO) di kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI mulai tahun 2016 mendatang.</p><p><br></p><p>"Kita nggak mau lagi ada EO. Pokoknya yang namanya kegiatan rutin nggak ada EO-EO-an deh," katanya di Balai Kota, Kamis (19/11).</p><p><br></p><p>Menurut Basuki, alasan dihapuskannya lelang jasa EO karena banyak ditemukan kegiatan di Disparbud DKI yang disinyalir melakukan mark-up dengan pihak EO. Selain EO, anggaran sewa gedung, sound system, panggung dalam acara-acara festival juga akan dipangkas karena dinilai banyak pemborosan.</p><p><br></p><p>"Sewa sound system buat acara sampai ratusan juta. Alasannya kalau beli nggak bisa rawat. Terus yang lebih lucu lagi, anggaran pelatihan budaya Betawi ke Pulau Seribu Rp 1 miliar lebih. Latihannya empat hari terus alat musiknya sewa," ungkapnya.</p><p><br></p><p>Atas dasar itu, Basuki mencoret usulan anggaran di Disparbud DKI dalam draft Kebijakan Umum APBD - Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016 hingga Rp 150 miliar karena dianggap banyak melakukan pemborosan anggaran melalui festival dan lelang jasa EO.</p><p><br></p><p>"Festival nggak salah. Saya bukan anti festival dan anti event-event. Yang saya anti itu mark up dengan EO. Jadi EO itu kick back," tandasnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 19:25 WIB

Bus AKAP dominasi arus balik ke sejumlah kota besar

Ekonomi | 23 Juni 2018 - 19:14 WIB

Penurunan PPh UMKM akan perkuat pertumbuhan usaha

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com