Top
Begin typing your search above and press return to search.

BP2MI - UIN kerja sama cegah terulangnya kasus TPPO Ferienjob

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani berharap dengan menggandeng kampus dan perguruan tinggi akan mencegah terulangnya kembali kasus fire n job Jerman.

BP2MI - UIN kerja sama cegah terulangnya kasus TPPO Ferienjob
X
Sumber foto: Supriyarto Rudatin/Elshinta.com.

Elshinta.com - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani berharap dengan menggandeng kampus dan perguruan tinggi akan mencegah terulangnya kembali kasus ferienjob Jerman.

Hal tersebut dikatakan Benny Rhamdani di sela acara pelepasan 5 ribu mahasiswa KKN UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan MOU antara BP2MI dengan pihak kampus.

Benny menilai dalam kasus TPPO tersebut kampus telah menjadi korbannya. Hal tersebut bermula ketika mahasiswa yang kebetulan telah menetap di Jerman kemudian mengambil job atau pekerjaan di negeri orang tersebut.

Benny menambahkan, pihaknya menggandeng kampus dengan sosialisasi terkait peluang kerja ke luar negeri.

Upaya kerjasama tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan agar tidak ada lagi anak bangsa yang bekerja di luar negeri menjadi korban penempatan ilegal atau TPPO.

“Terkait ferienjob Itu sebenernya program resmi Jerman, tapi diperuntukan untuk orang asing (luar Jeman) atau mahasiswa kita yang sudah ada di Jerman. Bukan dikirim dari negara asal misal nah kemaren manjadi kasus besar. Tapi saya memberi keyakinan bahwa kampus itu korban," ujar Benny seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin, Rabu (10/7).

Kepala BP2MI Benny Rhamdani menambahkan pihaknya berharap kegiatan tersebut tidak hanya di atas kertas, tapi nanti akan ditindaklanjuti dalam bentuk aksi nyata di lapangan.

Selain itu dengan pengiriman mahasiswa KKN keluar negeri, diharapkan nantinya para mahasiswa ketika lulus dapat menangkap peluang kerja di luar negeri.

Dia meyakini generasi muda terutama mahasiswa dapat menangkap peluang kerja yang sangat terbuka di luar negeri utamanya di Timur Tengah, Asia dan Eropa.

Beny mencontohkan, saat ini baru 30 persen tenaga kerja medis yang diisi oleh PMI dari satu juta lowongan kerja di bidang kesehatan di luar negeri.

Sementara itu Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saipudij Jahar menyatakan dengan adanya MOU dengan BP2MI tersebut, kini pihaknya berfokus menyiapkan para lulusan dari berbagai prodi di jajarannya untuk menangkap peluang kerja di luar negeri tersebut.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire