Top
Begin typing your search above and press return to search.

Menteri Agraria AHY luncurkan pelaksanaan sertipikat tanah elektronik

Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meluncurkan pelaksanaan  sertifikat tanah secara elektronik di 29 Kantor Pertanahan se-Provinsi Jawa Tengah.

Menteri Agraria AHY luncurkan pelaksanaan sertipikat tanah elektronik
X
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meluncurkan pelaksanaan sertipikat tanah secara elektronik di 29 Kantor Pertanahan se-Provinsi Jawa Tengah.

Peluncuran yang dilakukan bersamaan dengan penyerahan sertipikat tanah elektronik di Gedung Gradhika Bakti Praja Semarang, pada Jumat (12/7).

Dengan peluncuran ini, maka 35 kantor pertanahan di Jawa Tengah sudah menerapkan layanan pertanahan berbasis elektronik.

“Dengan diluncurkannya implementasi layanan elektronik di 29 kantor pertanahan, maka seluruh Kantor Pertanahan di Jateng sudah memberikan layanan berbasis elektronik,” kata AHY.

Terkait potensi serangan cyber, AHY menjelaskan, semua sistem yang sifatnya digital rentan terancam peretasan.

“Maka yang harus dilakukan pihaknya adalah meningkatkan sistem keamanan digital. Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan data dengan terus melakukan evaluasi dan meng-update system,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Jumat (12/7).

Sementara itu Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana sangat mendukung akselerasi layanan pertanahan berbasis elektronik ini. Harapannya, mampu memudahkan masyarakat dalam mengurus sertipikat tanah.

“Dengan pengurusan mudah dan cepat, mampu meminimalisir risiko penyimpangan dan pungli. Sertifikat elektronik itu juga menghindari risiko kehilangan, pemalsuan, dan bencana,” katanya.

Realisasi Sertifikat Hak Atas Tanah Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (SHAT PTSL) di Jawa Tengah pada tahun 2023 mencapai 775.648 bidang tanah. Di 2024 ini, sudah 91.023 bidang tanah.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire