Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kolaborasi JS Cultura - Komang Tri Jewellery hasilkan karya seni kelas dunia 

Business Owner & Concept Designer at JS Cultura, Angela Trihapsari berkolaborasi dengan Komang Tri Darmaja selaku owner Komang Tri Jewellery yang terkenal dengan jewelry paintingnya telah memamerkan hasil karya desain berkelas dunia melalui sebuah event fashion show yang diselenggarakan pada Minggu, 14 Juli 2024 malam.

Kolaborasi JS Cultura - Komang Tri Jewellery hasilkan karya seni kelas dunia 
X
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Business Owner & Concept Designer at JS Cultura, Angela Trihapsari berkolaborasi dengan Komang Tri Darmaja selaku owner Komang Tri Jewellery yang terkenal dengan jewelry paintingnya telah memamerkan hasil karya desain berkelas dunia melalui sebuah event fashion show yang diselenggarakan pada Minggu, 14 Juli 2024 malam.

Event launching hasil karya dua maestro berkelas internasional yang mengangkat tema “A Local Pride & Sustainable Fashion Show Event”tersebut berlangsung di Midaz Bali yang berada di Jalan Petitenget, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Sementara itu, Angela Trihapsari dari JS Cultura dalam event kali ini mengatakan bahwa pihaknya memamerkan hasil karya koleksi fashion terbarunya “Sumba Summer”. Motif dan desain Sumba summer ini dibuat dengan menggunakan tencel poplin, 100 persen linen dan embroidery cotton yang juga mendaur ulang sejumlah bahan yang tersisa.

“Kami berkeinginan para pemakai JS Cultura tidak hanya bangga terhadap budaya Indonesia tapi juga bangga berpartisipasi dalam budaya berkelanjutan (sustainable),” kata Angela Trihapsari selaku Business Owner & Concept Designer at JS Cultura, Senin (15/7).

Dalam kesempatan ini, Ia juga menambahkan bahwa JS Cultura dan Komang Tri Jewellery rencananya tahun ini (2024) akan memamerkan sejumlah hasil karya desain nya menuju ke level yang lebih tinggi yaitu internasional atau mancanegara.

“Kita akan membawa koleksi Fashion JS Cultura ke mancanegara untuk mengikuti fashion show Indonesian Art Festival di Frakfurt (Jerman) dan ke Amerika Serikat,” tuturnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono.

Sedangkan Komang Tri Darmaja dari Komang Tri Jewellery dalam kesempatan kali ini juga memamerkan sejumlah hasil karya terbarunya yang unik yaitu dengan cara mendesain perhiasan dan mendaur ulang dari bahan bekas pecahan bekas botol kaca Equil.

“Koleksi terbaru dari Komang Tri Jewellery kali ini adalah mendesain botol upcycle (hasil daur ulang botol kaca Equil) dengan tema Be Kind Beautiful and Same Time,” kata Komang Tri Darmaja.

Sementara itu, JS Cultura dalam pameran kali ini juga memamerkan kain tenun tradisional khas dari Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tujuannya untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Indonesia di kancah internasional.

“Ini merupakan hasil perpaduan antara budaya tradisional (Sumba/NTT) dari Indonesia dengan desain kontemporer dan mengerjakannya secara berkelanjutan (sustainable),” kata Angela Trihapsari.

Sedangkan dalam kolaborasi kali ini, Komang Tri Jewellery membuat dan mendesain perhiasan khusus berbahan daur ulang dari botol kaca Equil dengan bantuan seniman kaca asal Yogyakarta (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta/DIY) khususnya dalam proses peleburan botol kacanya dengan cara dicairkan kemudian dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah perhiasan.

Komang Tri mengatakan, meski dibantu seniman kaca asal Yogyakarta, namun pihaknya (Komang Tri Jewellery) juga tetap mendesain sendiri bentuk atau motif perhiasannya yang disesuaikan dengan tema dalam fashion show kali ini.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire