Ikutkan 1.327 buruh KB serentak, PT Djarum pecahkan Rekor MURI
Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan anugerah kepada PT Djarum Kudus, karena telah mencatatkan 1.327 buruh rokok mengikuti kegiatan Keluarga Berencana (KB) memasang alat kontrasepsi implan di tempat kerja secara serentak di 5 lokasi.

Elshinta.com - Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan anugerah kepada PT Djarum Kudus, karena telah mencatatkan 1.327 buruh rokok mengikuti kegiatan Keluarga Berencana (KB) memasang alat kontrasepsi implan di tempat kerja secara serentak di 5 lokasi. Kepala Divisi MURI Semarang Ari Adriani menyerahkan penghargaan tersebut kepada General Manager Djarum Production Wibowo Saputro di Brak SKT Karangbener Kecamatan Bae Kabupaten Kudus, Selasa (16/7).
PT Djarum memecahkan rekor dengan nomor 11.743 yakni peserta KB terbanyak di perusahaan serentak di 5 lokasi. Dikatakan Ari, total peserta yang awalnya didaftarkan oleh PT Djarum ada 1000 namun setelah dilakukan pengecekan ternyata ada 1.327 akseptor. Rekor ini juga merupakan rekor yang ke-29 bagi PT Djarum karena sebelumnya PT Djarum telah mencatatkan ada 28 rekor di Museum Rekor Indonesia.
Penjabat Bupati Kudus Muhammad Hasan Habibie yang turut hadir mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh PT Djarum yang berhasil memecahkan rekor pemasangan alat kontrasepsi KB terbanyak di perusahaan. Dimana, rekor MURI diberikan karena ada 1.327 akseptor atau peserta KB dari buruh rokok di 5 lokasi yang mengikuti pemasangan alat kontrasepsi secara serentak.
Hasan mengungkapkan dengan perencanaan keluarga yang baik akan menghasilkan generasi mendatang yang juga lebih baik. "kedepan kami akan bekerjasama dengan BKKBN merencanakan secara bergulir program ini di perusahaan lain ataupun di tempat-tempat lain di Kudus yang pekerjanya kebanyakan adalah wanita", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.
Senior Manager Public Affairs PT Djarum Purwono Nugroho menyatakan pemberian alat kontrasepsi KB kepada para pekerja di perusahaan merupakan salah program yang didukung oleh perusahaan. Hal ini selaras dengan program penanganan stunting yang ada di PT Djarum.
Ditambahkan, dengan mengikutsertakan para karyawan untuk ikut KB akan menjadikan keluarga karyawan sehat dengan tumbuh kembang anak-anak baik yang juga berpengaruh terhadap produktivitas dalam bekerja. Demikian pula dengan tubuh yang sehat dapat menghasilkan untuk membeli tambahan gizi ataupun makanan yang baik juga berdampak kepada keluarga karyawan.