Pj Bupati Langkat sebut budidaya udang vaname bisa jadi destinasi wisata edukasi
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara (BBPBAP Jepara) memberikan bantuan klaster budidaya udang kepada Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang diresmikan Pj Bupati Langkat, M. Faisal Hasrimy di Dusun Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Kamis (18/7).

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara (BBPBAP Jepara) memberikan bantuan klaster budidaya udang kepada Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang diresmikan Pj Bupati Langkat, M. Faisal Hasrimy di Dusun Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Kamis (18/7).
Dalam peresmian tersebut, Pj Bupati Langkat M. Faisal Hasrimy, menjelaskan, bantuan ini diberikan kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) 'Anak Langkat Bertuah'. Bantuan ini mencakup pembuatan saluran inlet dan outlet, pipa buangan, rumah jaga tambak, rumah genset, gudang pakan dan sarana, jaringan listrik dan lampu, dua petak tandon, satu petak instalasi pengolahan air limbah, serta enam petak tambak udang dengan luas 1600 m² per petak, dengan total biaya mencapai Rp 5,5 miliar.
“Harapan saya estimasi produksi yang dihasilkan padat tebar mencapai 150 ekor/m², size panen 50 ekor/kg, kelangsungan hidup 70-80 persen, biomassa panen lebih dari 20 ton per siklus, dan carrying capacity antara 2,0-4,0 kg/m²,” ujar Faisal Hasrimy seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Senin (22/7).
Di kesempatan itu, Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan yang telah membantu produksi udang di Langkat. Ini merupakan bentuk bantuan nyata dari pemerintah pusat kepada masyarakat. “Hari ini kita buktikan bahwa kita bekerja sama dengan seluruh sektor untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia juga berharap klaster tambak udang ini bisa menjadi destinasi wisata edukasi, dengan mendatangkan masyarakat dari seluruh Sumatera Utara yang ingin belajar, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar
Plt. Camat Gebang, M. Iskandarsyah, menyampaikan rasa syukur atas bantuan ini. Anugerah bagi Kecamatan Gebang terpilih menjadi lokasi studi penerima bantuan klaster budidaya udang se-Sumatera Utara. Namun salah satu kendala yang dihadapi masyarakat Kecamatan Gebang dalam budidaya udang adalah air yang tercemar limbah pabrik, yang sering mengakibatkan gagal panen.
"Semoga dengan adanya klaster budidaya udang ini dapat menjadi tempat studi dan membangkitkan semangat masyarakat untuk kembali membudidayakan udang,” ujarnya.
Kepala BBPBAP Jepara, Supito menyampaikan, program ini terealisasi berkat informasi dari masyarakat Kabupaten Langkat yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Langkat, T. M. Auzai. "Sehingga kami bergerak meninjau lalu membangun klaster udang di Kabupaten Langkat ini," katanya, sembari berharap klaster ini dapat menjadi percontohan bagi masyarakat, sehingga seluruh petambak udang di Sumatera Utara bahkan Indonesia bisa belajar di sini.