Top
Begin typing your search above and press return to search.

Penuhi minat pendidik, Program Pascasarjana Unma buka Prodi Magister Pendidikan Dasar 

Angin segar dirasakan sejumlah kalangan masyarakat khusunya para pendidik di Kabupaten Majalengka Jawa Barat,  yang merindukan hadirnya program studi Magister Pendidikan Dasar (Pendas) pada program Pascasarjana.

Penuhi minat pendidik, Program Pascasarjana Unma buka Prodi Magister Pendidikan Dasar 
X
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Angin segar dirasakan sejumlah kalangan masyarakat khusunya para pendidik di Kabupaten Majalengka Jawa Barat, yang merindukan hadirnya program studi Magister Pendidikan Dasar (Pendas) pada program Pascasarjana.

Pasalnya, Program Pascasarjana Universitas Majalengka (Unma) tahun ini sudah membuka program studi (prodi) baru yaitu Magister Pendidikan Dasar (S2), sehingga telah menambah daftar prodi sebelumnya yaitu Magister Ilmu Pendidikan Administrasi (S2) dan Magister Manajemen Pendidikan (S2).

Direktur Program Pascasarjana Universitas Majalengka, Dr. H. Lalan Soeherlan S, melalui Wakil Direktur Program Pascasarjana Universitas Majalengka, Dr. E. Kosmayadi, mengatakan pihaknya mengaku bersyukur untuk tahun ini program studi baru yang dinantikan para Guru atau kalangan pendidik sudah ada.

"Baru bulan kemarin turun ijinnya, untuk Prodi Pendidikan Dasar, jadi sasarannya guru SD, guru SMP, dan secara keilmuan diluar itu juga bisa untuk di lingkungan pendidikan," kata Wakil Direktur Program Pascasarjana Universitas Majalengka, Dr. E. Kosmayadi, di Kampus Pascasarjana Unma, jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka, Sabtu (20/7).

Kosmayadi menjelaskan, proses panjang telah dilalui Program Pascasarjana Unma, guna bisa membuka kelas baru tahun akademik 2024/2025.

"Tahun ajaran baru ini, ingin memulai membuka kelas dan sekarang sedang menata diri untuk rekrutmen calon mahasiswa baru, di dalam kita sudah menyiapkan kurikulum, menyiapkan SDM, Dosen, kurikulum juga sudah diproses," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Selasa (23/7).

Sementara sebelum turunnya SK dari Mentri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi nomor 348/E/0/2024 tentang ijin pembukaan Prodi Pendidikan Dasar, Program Magister pada Universitas Majalengka (30 Mei 2024), sebelumnya telah melalui serangkaian proses.

"Sebelumnya kita telah melakukan diskusi dengan mengundang pakar dari UPI, para Kepala Sekolah, para Dosen, Akademisi, dan juga sudah konsultasi ke tingkat nasional di Jakarta, begitupun dengan kurikulum yang kita pakai sudah melalui proses diskusi dan sekarang Alhamdulillah sudah final," tuturnya.

Kosmayadi menambahkan, hingga tahun ini Program Pascasarjana Universitas Majalengka telah meluluskan 20 angkatan, dengan mahasiswa aktif saat ini mencapai 290 orang.

"Dan mudah-mudahan yang Pendas ini, peminatnya tinggi kami berbesar hati kalau memang diusulkannya Pendas ini, atas usul saran dan keinginan para Pendidik terutama yang paling langsung ke saya itu PGRI, meminta segera direalisasikan untuk prodi pendidikan dasar, lalu disampaikan ke pimpinan lalu diolah diproses dan difasilitasi dan Alhamdulillah turun," urainya.

Sementara untuk sarana kegiatan belajar mengajar (KBM), Kosmayadi menyebut semua fasilitas sudah lengkap, namun menurutnya dengan adanya prodi baru ada kemungkinan kurang, dan ia sudah menyampaikan pada pimpinan untuk penambahan ruang kelas.

"Sedangkan untuk tenaga pengajar cukup, ada Dosen tetap, Dosen tetap yayasan, ada PNS, ada juga para Profesor dari Perguruan Tinggi lain yang diberdayakan disini, sebanyak 6 Profesor," pungkasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire