TNI AU bangun Monumen Helikopter SA-330 Puma dan Taman Dirgantara di Papua
TNI Angkatan Udara membangun Monumen Bakti TNI AU dan Taman Dirgantara Kabupaten Jayapura di Papua.

Elshinta.com - TNI Angkatan Udara membangun Monumen Bakti TNI AU dan Taman Dirgantara Kabupaten Jayapura di Papua. Pembangunan monumen Bakti TNI AU dan Taman Dirgantara ini mulai dilakukan groundbreaking dihadiri Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, Pj Walikota Jayapura, Crsitian Sohilait, Asisten I Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura, Elvina Situmorang dan sejumlah Muspida Papua, Kabupaten dan Kota Jayapura serta toko adat.
Tujuan dari Pembangunan untuk mengabadikan perjuangan, pelestarian nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme peran, jasa-jasa para pejuang dan kotribusi TNI AU di Papua. Adanya monumen sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa sekaligus sebagai upaya untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan kecintaan generasi muda kepada NKRI dan kecintaan terhadap dirgantara dan TNI AU.
Danlanud Marsam TNI Indan Gilang Buldansyah menjelaskan, Monumen Bakti TNI AU-Papua akan dibangun di area Lanud Silas Papare dengan luas 1.800 meter persegi dan berada di area publik sehingga mudah terlihat dan diakses oleh masyarakat.
“Monumen Bakti TNI AU-Papua akan menampilkan pesawat Helikopter SA-330 Puma sebaga representasi alutsista TNI AU yang beroperasi cukup lama di wilayah Papua, mulai tahun 1980 sampai dengan 2014, peristiwa dan alutsista lainnya akan ditampilkan dalam bentuk relief pada bagian lain di monumen tersebut,” ujar Danlanud Marsam TNI Indan Gilang Buldansyah, Rabu (7/8).
Dikatakan Danlanud, Monumen Helikopter SA-330 Puma akan ditampilkan diatas platform sehingga akan terlihat dari kejauhan dan tetap aman walaupun berada di area publik.
“Monumen dibangun berada di area publik dan mudah diakses oleh masyarakat, sehingga dapat difungsikan juga sebagai taman dirgantara, dapat digunakan untuk sarana edukasi, beraktifitas, bersosialisasi, hiburan dan bermain masyarakat,” katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Rabu (7/8).