Kembangkan potensi dan bakat anak, 17 dalang cilik ikuti Festival Dalang Bocah
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah terus berupaya melestarikan budaya sejak dini. Salah satu yang dilakukan yakni gelaran Festival Dalang Bocah yang diselenggarakan di Gelanggang Anuraga Siswodipuran, Boyolali pada Sabtu (10/8/2024). Pagelaran Festival Dalang Bocah ini dibuka langsung Bupati Boyolali M. Said Hidayat.

Elshinta.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah terus berupaya melestarikan budaya sejak dini. Salah satu yang dilakukan yakni gelaran Festival Dalang Bocah yang diselenggarakan di Gelanggang Anuraga Siswodipuran, Boyolali pada Sabtu (10/8/2024). Pagelaran Festival Dalang Bocah ini dibuka langsung Bupati Boyolali M. Said Hidayat.
Kepala Disdikbud Kabupaten Boyolali, Supana mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 17 dalang cilik dari seluruh wilayah Boyolali. Dalam gelaran ini, peserta diberikan waktu lima menit untuk persiapan dan 25 menit untuk pentas. Untuk lakon yang dibawakan tergantung kreativitas masing-masing dalang.
"Intinya kita Dinas Pendidikan memberikan kesempatan anak untuk mengembangkan potensi, bakat dan minat bagi anak-anak yang kebetulan mempunyai hobi dan kelebihan di seni pedalangan," kata Supana seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Sarwoto, Senin (12/8).
Supana menambahkan, Festival Dalang Bocah ini memperebutkan hadiah uang pembinaan dengan jumlah total Rp20 juta dan piala penghargaan. Ia berharap dengan kegiatan ini bisa memberikan kesempatan bagi anak yang berbakat serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang seni pedalangan.
Sementara itu, Bupati Boyolali, Muhamad Said Hidayat usai membuka secara langsung acara Festival Dalang Bocah tersebut mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan ujud mempersiapkan generasi penerus untuk membangun Kabupaten Boyolali tanpa meninggalkan nilai budaya.
"Semoga dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Boyolali terutama anak-anak siswa-siswi pelajar seusianya, agar mencintai budaya dan seninya," kata Muhamad Said Hidayat.
Salah satu dalang dan juga pelatih seni pedalangan anak anak Boyolali, Ki Murtejo mengatakan sangat bangga dengan pagelaran pedalangan bagi anak anak yang merupakan generasi penerus budaya Jawa. "Kami bangga dengan pagelaran pedalangan bocah-bocah tersebut. Karena, selain melestarikan budaya juga menjadi salah satu benteng budaya kita atas banyaknya budaya asing. Generasi penerus harus kita kenalkan dengan budaya kita sendiri," kata Ki Murtejo.
Lebih lanjut Ki Murtejo sampaikan pesan bagi anak-anak yang telah mengikuti festival pedalangan tersebut, harus bisa meneruskan belajar hingga sampai menjadi dalang yang banyak dikenal masyarakat luas.
Warga yang merupakan penggemar seni wayang yang juga turut menonton Festival Dalang Bocah mengungkapkan rasa syukurnya. Dengan adanya acara ini, maka akan ada regenerasi dalang yang ada di Kabupaten Boyolali.
"Semoga setiap tahun pemerintah selalu menyelenggarakan Festival Dalang Bocah ini untuk nguri-uri budaya Jawa." harapnya.