Pelari dari 22 negara bakal ambil bagian di ajang Bromo Marathon 2024
Sebanyak 1.600 atlet lari dalam dan luar negeri telah mendaftarkan diri dalam lomba lari Bromo Marathon 2024. Selain atlet dalam negeri, lomba Bromo marathon juga diikuti pelari dari luar negeri.

Elshinta.com - Sebanyak 1.600 atlet lari dalam dan luar negeri telah mendaftarkan diri dalam lomba lari Bromo Marathon 2024. Selain atlet dalam negeri, lomba Bromo marathon juga diikuti pelari dari luar negeri.
Menurut Dedi (41), selaku panitia pelaksana menyebutkan, tahun ini jumlah negara yang ikut ambil bagian pada Bromo Marathom 2024 lebih banyak dibanding tahun 2023. Tercatat ada 22 negara sedang tahun lalu hanya 20 negara.
"Memang banyak sekarang atlet asal luar negeri yang mendaftar, jika tahun lalu 20 negara sekarang ada 22 negara yang sudah registrasi," papar Dedi dalam jumpa Pers di Gedung Putih Bupati Pasuruan, Kamis (22/8).
Lomba lari marathon tahun ini dibagi 3 (tiga) kategori, yakni kategori anak-anak dengan jarak tenpuh 2,5 km, sedangkan untuk dewasa 5 km dan 10 km. Rute yang akan dilalui peserta masih sama dengan tahun kemarin.
"Jadi rute yang akan dilalui peserta lari nanti tetap sama dengan tahun kemarin" lanjut Dedi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mustaghfirin.
Acara event tahunan Bromo Marathon 2024 kali ini memasuki tahun ke 11 dimana awal pertama dilaksanakan tahun 2013 lalu. Sejak pertama digelar hingga saat ini peserta Bromo Marathon sudah diikuti atlet-atlet lari asal mancanegara.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko mengatakan, ada banyak hal baru yang bisa ditemui peserta saat lomba nanti. Pembangunan kawasan Gunung Bromo mulai dari infrastruktur jalan hingga tempat wisata baru mendukung pesona Gunung Bromo. Selain itu multiplayer efect bagi masyarakat Tosari Suku Tengger, diharapkan mampu meningkatkan aspek ekonomi.
"Dengan Bromo Marathon, banyak pengunjung asal luar negeri yang tentunya bisa menjadi pendukung peningkatan ekomoni warga Tosari khususnya," terang Yudha.
Sementara itu, Asep selaku Kepala Bakorwil Malang perwakilan Pemprov Jatim menjelaskan, dengan bertahan sampai 11 tahun event Bromo Marathon, ini bisa diajukan untuk mendapat penghargaan MURI (Museum Record Indonesia). Hal memgingat kegiatan ini tidak saja tingkat daerah atau nasional melainkam internasional.
"Bisa kita ajukan ke MURI sebagai kegiatan yang berjenjang sampai 11 tahun dengan peserta dari belahan dunia," tegas Asep.
Bromo Marathon tahun 2024 sendiri akan digelar Kamis (1/9/2024) dengan memgambil start dan garis finish di Hotel Plataran Bromo Tosari Pasuruan.