Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemuda ini beri solusi untuk masalah ODGJ di Prupuk Selatan, Tegal

Di tengah populasi yang semakin meningkat, permasalahan kesehatan mental, terutama yang berkaitan dengan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), menjadi isu yang perlu mendapatkan perhatian serius dari masyarakat.

Pemuda ini beri solusi untuk masalah ODGJ di Prupuk Selatan, Tegal
X
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Di tengah populasi yang semakin meningkat, permasalahan kesehatan mental, terutama yang berkaitan dengan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), menjadi isu yang perlu mendapatkan perhatian serius dari masyarakat. Di Desa Kesambi, Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, sosok pemuda patut dicontoh. Dia adalah Adi Purwanto, seorang pemuda dengan kepribadian mulia yang rela mengabdikan dirinya untuk menangani ODGJ yang berkeliaran di lingkungan masyarakat, yang sering kali menimbulkan keresahan.

Kegiatan yang dilakukan Adi bukan sekadar tindakan sesaat, melainkan merupakan panggilan hatinya yang tulus untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga sekitar. Dengan penuh ketulusan dan rasa tanggung jawab, Adi menjadikan urusan ODGJ sebagai salah satu prioritas dalam hidupnya. Ia memahami bahwa ODGJ bukanlah ancaman, melainkan individu yang membutuhkan perhatian dan perawatan dari masyarakat.

Banyaknya laporan mengenai perilaku ODGJ yang meresahkan warga di Desa Kesambi mendorong Adi untuk bertindak. Dengan berbekal pengetahuan dasar mengenai kesehatan mental dan kondisi ODGJ, Adi mulai mendekati mereka, berusaha menjalin komunikasi yang baik. Ia sering terlihat berbicara lembut dan sabar kepada ODGJ yang ia temui, berupaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Pendekatan humanis inilah yang membuat ODGJ berangsur-angsur merasa lebih tenang dan mampu berinteraksi dengan masyarakat.

Berbagai cara dilakukan Adi untuk membantu ODGJ. Adi mengerti bahwa banyak dari mereka yang tidak memiliki akses ke layanan kesehatan mental, dan inilah yang menjadi motivasinya untuk berjuang demi kesejahteraan mereka. Selain itu, Adi juga menggandeng tokoh masyarakat dan lembaga sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental.

Tindakan Adi tidak jarang menemui tantangan. Ia seringkali menghadapi penolakan dan stigma dari sebagian masyarakat yang masih memiliki pandangan negatif terhadap ODGJ. Meskipun demikian, Adi tidak surut langkah. Ia terus berjuang melawan stigma tersebut dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan mental dan hak-hak ODGJ. Dalam pandangannya, semua orang berhak mendapatkan perlakuan yang baik dan tidak boleh diabaikan hanya karena kondisi kesehatan mental mereka.

"Saya pribadi awalnya takut untuk mendekat, akan tetapi dengan melakukan pendekatan secara emosional ternyata mereka (ODGJ) tidak seseram apa yang beredar di masyarakat, maka dengan keberanian ini saya ingin memberi contoh kepada masyarakat agar bisa memanusiakan manusia walau kondisi mereka terganggu jiwanya. dan saya berharap mudah-mudahan maayarakat lain juha bisa melek terhadap mereka," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Senin (26/8).

Keberanian dan ketulusan Adi dalam menjalankan misinya menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Perlahan, masyarakat mulai memahami bahwa ODGJ adalah bagian dari komunitas yang tidak bisa diabaikan. Munculnya rasa empati dan akseptabilitas terhadap ODGJ menandakan bahwa upaya Adi berbuah hasil. Banyak warga yang mulai memberikan bantuan, baik berupa makanan, pakaian, maupun dukungan moral kepada ODGJ yang ada di lingkungan mereka.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire