Top
Begin typing your search above and press return to search.

Maju jadi bakal calon wakil bupati, Eko Sapto Purnomo mundur dari caleg terpilih 

Bakal calon wakil bupati dari koalisi partai parlemen di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah Eko Sapto Purnomo telah mengajukan surat pengunduran diri dari kursi legislatif.

Maju jadi bakal calon wakil bupati, Eko Sapto Purnomo mundur dari caleg terpilih 
X
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Bakal calon wakil bupati dari koalisi partai parlemen di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah Eko Sapto Purnomo telah mengajukan surat pengunduran diri dari kursi legislatif. Politisi Partai Gerindra ini masih tercatat sebagai anggota DPRD Periode 2019 - 2024 dan kembali terpilih dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 lalu.

Eko Sapto Purnomo mengatakan, mundur sebagai calon legislatif (caleg) terpilih menjadi konsekuensi dari pencalonannya sebagai peserta Pilkada. Sebab, surat penguduran diri tersebut bakal menjadi salah satu syarat saat mendaftarkan diri ke KPU nanti.

"Sesuai aturan, mandat politik tidak boleh ganda. Jadi, mundur dari caleg terpilih sama halnya meletakkan mandat yang sebelumnya diamanatkan. Konsekuensi tersebut saya terima," beber Eko Sapto.

Menurutnya, DPC Partai Gerindra Sukoharjo tengah memproses surat pengunduran diri tersebut sebelum pendaftaran. Hal ini juga akan berlanjut ke jadwal pelantikan anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo periode 2024 - 2029 pada 9 September mendatang. Dipastikan dirinya tidak akan ikut dilantik meskipun namanya tercantung menjadi salah satu caleg terpilih.

"Mundur dari keterpilihan pada Pileg kemaren, bukan dari periode sebelumnya," ujarnya.

Terkait caleg pergantian antar waktu (PAW), lanjut dia, masih akan melalui koordinasi antara pihak partai dengan KPU. Menurut aturan calon PAW merujuk pada caleg dengan suara terbanyak dibawahnya pada daerah pemilihan (dapil) yang sama. Hal tersebut akan dibahas setelah pelantikan lantara masih ada mekanisme yang harus dilalui seperti penetapan, pengusulan dan pelantikan PAW.

"Itu nanti menjadi ranah partai dan KPU," tutupnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Rabu (28/7)

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire