Unitri terima mahasiswa asal Cina, Gambia dan Timor Leste
Sebanyak 800 orang mahasiswa baru 2024 di Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (Unitri), Malang mengikuti upacara penerimaan mahasiswa baru.

Elshinta.com - Sebanyak 800 orang mahasiswa baru 2024 di Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (Unitri), Malang mengikuti upacara penerimaan mahasiswa baru.
Rektor Unitri Prof. Ir .Eko Handayanto ,M.Sc,PhD mengatakan, tahun ini Unitri menerima mahasiswa baru 2024 sebanyak 800 orang.
“Dan diantara jumlah itu ada mahasiswa dari kabupaten Sanggau yang telah 15 tahun mempercayakan Unitri sebagai kampus untuk mendidik putra/putri daerah dari 50 an perguruan tinggi di Kota Malang. Untuk itu sangat perlu untuk diapresiasi,” ungkapnya.
Di depan mahasiswa baru dan civitas akademika, Rektor Unitri meminta agar mahasiswa baru untuk segera menyesuaikan diri pada lingkungan sekitar.
“Apalagi kampus berada di sekitar permukiman dan terus belajar, berprestasi dan tepat waktu jangan kecewakan kepercayaan orang tua dan pemerintah daerah," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Jumat (30/8).
“Tahun ini ada yang lain yaitu ada pakta integritas dan beasiswa dari yayasan yang diberikan secara langsung. Sedangkan terkait jumlah mahasiwa Unitri mendaftar 1.500 orang namun baru terpenuhi 1.046 sisanya masih yang selain dari Pemkab Sanggau juga dari Pemkab Sumba Timur dalam perjalanan selain dari 27 provinsi juga menerima S2 dari Cina dan Gambiya dan S1 dari Timoer Leste,” jelas Rektor.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Sanggau, David Dino Wijaya yang membacakan sambutan bupati mengungkapkan pada tahun 2024 ini Pemkab. Sanggau mengirimkan 96 orang mahasiswa untuk belajar di Unitri Malang.
“Dari Sanggau total ada 100 orang namun yang tidak daftar 4 orang sisanya 96 orang sampai di Unitri dan Pemkab Sanggau menanggung semua biaya mulai dari keberangkatan dll.
“Kita berharap agar anak-anak diterima di Unitri Malang dan mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kepercayaan dengan belajar dan berprestasi,“ singkatnya.