Top
Begin typing your search above and press return to search.

Presiden Jokowi sebut kunjungan Paus Fransiskus memiliki pesan tentang pentingnya rayakan perbedaan

Presiden Jokowi menyambut kedatangan pemimpin tertinggi gereja katolik sedunia Paus Fransiskus di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (4/9/2025)

Presiden Jokowi sebut kunjungan Paus Fransiskus memiliki pesan tentang pentingnya rayakan perbedaan
X
Presiden Jokowi bertemu Paus Fransiskus di Istana Negara. Foto: Budi Hutomo

Elshinta.com - Presiden Jokowi menyambut kedatangan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik sedunia Paus Fransiskus di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (4/9/2025).

Paus Fransiskus tiba di Istana Merdeka, Jakarta sekitar pukul 09.36 WIB dengan menggunakan mobil Toyota Zenix putih berplat nomor SCV 1. Paus disambut sekitar 400 anak sekolah yang mengenakan berbagai baju adat daerah Indonesia. Upacara kenegaraan menyambut kedatangan Paus Fransiskus.

Setelah penyambutan di Istana Merdeka, selama lebih kurang 30 menit. Kemudian Presiden Jokowi dan Paus Fransiskus melakukan pertemuan di Istana Negara.

Presiden Jokowi di hadapan Paus Fransiskus, para uskup dan para menteri kabinet Indonesia Maju mengatakan bahwa Indonesia menyambut gembira dan hangat kedatangan Paus Fransiskus. Kunjungan ini juga memiliki pesan yang kuat tentang arti pentingnya merayakan perbedaan dimana Indonesia sebagai negara majemuk yang terdiri dari beragam etnis.

"Indonesia menyambut gembira dan hangat kedatangan yang teramat mulia bapak suci Paus Fransiskus. Dan saya mendengar ini adalah penerbangan terpanjang yang Sri Paus lakukan. Kunjungan ini memiliki pesan yang sangat kuat tentang arti pentingnya merayakan perbedaan," ujarnya.

Kepala negara mengatakan bahwa bagi Indonesia anugerah dan toleransi merupakan pupuk bagi persatuan dan perdamaian sebagai sebuah bangsa. Indonesia sangat beruntung memiliki Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sehingga dapat hidup rukun berdampingan.

Semangat perdamaian dan toleransi ini yang ingin Indonesia bersama Vatikan sebarkan di tengah dunia yang semakin bergejolak.

"Semangat perdamaian dan toleransi inilah yang ingin Indonesia dan Vatikan sebarkan apalagi di tengah dunia yang semakin bergejolak. Seperti yang kita ketahui bersama konflik dan perang terjadi di berbagai belahan dunia termasuk Palestina yang telah menalan lebih dari 40.000 korban jiwa," tegas Jokowi.

Lebih lanjut presiden mengatakan Indonesia sangat menghargai sikap Vatikan yang terus menyuarakan dan menyerukan perdamaian di Palestina dan mendukung two state solution. Karena perang tidak akan menguntungkan siapapun dan perang hanya akan membawa penderitaan dan kesengsaraan masyarakat kecil.

Presiden Jokowi mengajak untuk saling menerima dan memperkuat toleransi untuk mewujudkan perdamaian untuk mewujudkan dunia yang lebih baik bagi seluruh umat manusia.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Paus Fransiskus sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju di antaranya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih Prabowo Subianto. (Hub/Ter)

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire