Selama Agustus 2024, ada temuan 3 anak positif HIV/AIDS di Kudus
Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV)/AIDS masih menjadi permasalahan tersendiri termasuk di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Elshinta.com - Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV)/AIDS masih menjadi permasalahan tersendiri termasuk di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Dimana data yang disampaikan oleh Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) pada bulan agustus 2024 ini terdapat 3 temuan kasus anak dengan HIV / AIDS ( ADHA) salah satunya masih balita.
Koordinator Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Kudus yang juga Manajer Kasus Kelompok Dukungan Sebaya (KDS), Eni Mardiyanti mengaku angka HIV/AIDS di Kudus masih tinggi. Berdasarkan data ada 24 anak dengan HIV/AIDS di Kudus baik itu yang positif maupun terdampak dengan kisaran usia 2 hingga 14 tahun. Termasuk temuan baru 3 anak positif HIV.
"Bulan Agustus kemarin ada 3 kasus baru yang kami dampingi. Mereka masih ada yang usia balita, 7,5 tahun dan 14 tahun. Untuk yang balita dan 7,5 tahun terdeteksi saat opname di rumah sakit dengan kondisi yang memburuk, kemungkinan anak-anak ini tertular orang tuanya. sedangkan yang usia 14 tahun masih kami telusuri, meski mengaku tertular dari orang tuanya. Kami agak kesulitan, rata-rata orang tua mereka sudah meninggal," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (5/9).
Ditambahkan Eni, dalam bulan Agustus juga terdapat 2 ADHA yang meninggal dunia yakni balita dan yang usia 7,5 tahun. Kondisi mereka memburuk saat dirawat di rumah sakit. Sementara itu untuk anak-anak ADHA, pihaknya masih melakukan pendampingan termasuk memberikan susu formula dan juga pakaian. Anak-anak ini diasuh oleh saudaranya yang sudah dilatih untuk tata cara merawat anak ADHA.