Kebijakan lima hari sekolah perlu dievaluasi
Senin, 23 November 2015 - 06:12 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
<p>Pengamat pendidikan yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Sudharto mengatakan kebijakan lima hari sekolah untuk SMA dan SMK di Jateng perlu dievaluasi secara menyeluruh.</p><p><br></p><p>"Pelaksanaan lima hari sekolah semestinya dievaluasi oleh tim independen, artinya tidak memihak siapa-siapa," katanya usai melantik pengurus cabang Ikatan Purnakarya Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang di Magelang, Senin.</p><p><br></p><p>Menurut dia, evaluasi harus dilakukan secara objektif karena ada perubahan yang sangat mendasar, dari program lima hari sekolah menuju lima hari.</p><p><br></p><p>Mantan Ketua Umum PGRI ini mengatakan saat pertama kali program lima sekolah bagi siswa SMA dan SMK di Provinsi Jateng, tidak pernah ada dokumen yang menyebut kelemahan dari enam hari sekolah tersebut. Perubahan tersebut semestinya dilakukan untuk memperbaiki yang lemah.</p><p><br></p><p>"Saya tidak tahu, oleh karena itu sebaiknya memang ada evaluasi melalui tim yang melakukan penelitian dengan sampel di seluruh Jawa Tengah," katanya.</p><p><br></p><p>Ia mengatakan pelaksaan lima hari sekolah bagi siswa SMA dan SMK tersebut sebagian besar menemui permasalahan.</p><p><br></p><p>"Sebagian besar mengatakan bahwa melelahkan. Jadi daya serap turun dan guru juga mengakui, karena bisa dimaklumi, berbeda di luar negeri, kalau sore sekolah, sekolah itu sepenuhnya sesuai dengan minat mereka. Nah, kalau ini tidak, jadi jadwal dibagi ada yang pagi dan sore," kata Sudharto.</p><p><br></p><p>Ia mencontohkan, ada yang punya potensi di matematika, kalau sore hari diberi matematika masih antusias.</p><p><br></p><p>"Tetapi anak yang potensinya di bidang sosial, kalau diberi matematika susah. Jadi, durasi belajar mengajar dipengaruhi oleh minat ini," katanya.</p><p><br></p><p>Menurut dia, saat awal dilakukan tidak pernah dilakukan inventarisasi dan problem apa saja ketika enam hari sekolah. Justru saat dilangsungkan lima hari sekolah, katanya, semangat belajarnya menurun. (Ant). </p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Pemerintah Kota Surabaya hingga saat ini telah menyalurkan sebanyak 702 beasiswa untuk maha...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Sebanyak 198 guru yang terdiri atas 97 guru non-pegawai negeri sipil dan 101 guru PNS di Ka...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) Kemristekdikti Ali Ghufron Mukti menga...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Corruption Wacth Independent (CWI) melaporkan adanya dugaan korupsi dana pengadaan buku pak...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan penyelenggaraan ujian nasiona...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Sebanyak 456 warga Kabupaten Biak Numfor, Papua yang putus sekolah dijadwalkan mengikuti Uj...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa hak anak un...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Kualitas pebdidikan di Jawa Barat dinilai masih perlu ditingkatkan. Salah satu diantaranya ...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Dosen-dosen asing yang bekerja di Tanah Air nantinya akan berkolaborasi dan membantu para p...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Sebanyak 48 sekolah tingkat SMP di Purwakarta Jawa Barat menggelar UNBK, namun baru 4 sekol...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)