Top
Begin typing your search above and press return to search.

Radio Elshinta Bandung Sabet 2 anugerah KPID Jabar

Radio Elshinta Bandung berhasil menyabet dua penghargaan Anugerah Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat Ke-17 Tahun 2024. Penghargaan tersebut masing-masing untuk kategori Program Siaran Kebangsaan Radio dan kategori Program Siaran Jurnalistik Radio.

Radio Elshinta Bandung Sabet 2 anugerah KPID Jabar
X
Sumber Radio Elshinta Bandung

Elshinta.com - Radio Elshinta Bandung berhasil menyabet dua penghargaan Anugerah Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat Ke-17 Tahun 2024. Penghargaan tersebut masing-masing untuk kategori Program Siaran Kebangsaan Radio dan kategori Program Siaran Jurnalistik Radio.

Talk show dengan judul "Memaknai 79 Tahun Indonesia Merdeka" dipilih dewan juri sebagai Program Siaran Kebangsaan Radio Terbaik. Sementara feature "Pegi Setiawan Bebas" produksi Radio Elshinta Bandung diganjar sebagai pemenang Program Siaran Jurnalistik Radio.

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Biro Radio Elshinta Bandung, Nico Aquaresta dan Produser sekaligus News Anchor Radio Elshinta Bandung, Heny Firdawati pada malam Anugerah Penyiaran KPID Jabar Ke-17 Tahun 2024 yang berlangsung di Trans Hotel Jl. Gator Subroto Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/9/2024) malam.

Sebelumnya Radio Elshinta Bandung juga berhasil menempatkan 4 karya lainnya sebagai nominasi, yakni nominasi Lembaga Penyiaran Kolaboratif, Program Siaran Pemilukada, nominasi Program Siaran Religi dan nominasi Pogram Siaran Peduli Lingkungan Hidup.

Ketua KPID Jabar, Adiyana Slamet, menyampaikan dewan juri menerima sebanyak 282 karya terbaik dari radio dan televisi di seluruh Jawa Barat. Menurut Adiyana Anugerah Penyiaran ini digelar sebagai bentuk apresiasi KPID Jawa Barat kepada berbagai pihak dalam rangka mewujudkan penyiaran yang sehat dan berkeadilan. Acara ini juga sebagai motivasi lembaga penyiaran dan konten kreator untuk menciptakan konten yang berkualitas.

“Anugerah penyiaran kali ini juga sekaligus sebagai konsolidasi internal lembaga penyiaran untuk memperjuangkan penyiaran berkeadilan. Jangan sampai lembaga penyiaran yang menggunakan frekuensi publik diatur sedemikian rupa, tapi ada lembaga penyiaran lain yang dibiarkan tanpa aturan,” tandasnya. (Nico Aquaresta)

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire