Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemkot Tangsel siagakan dishub atasi kemacetan dampak perbaikan drainase

Banyaknya titik Kemacetan yang terjadi di beberapa ruas jalan di Kota Tangerang Selatan yang dikeluhkan oleh masyarakat adalah dampak proyek perbaikan drainase di jalan-jalan provinsi dan nasional. 

Pemkot Tangsel siagakan dishub atasi kemacetan dampak perbaikan drainase
X
Sumber foto: Cecep Supriatna/elshinta.com.

Elshinta.com - Banyaknya titik Kemacetan yang terjadi di beberapa ruas jalan di Kota Tangerang Selatan yang dikeluhkan oleh masyarakat adalah dampak proyek perbaikan drainase di jalan-jalan provinsi dan nasional.

Beberapa ruas jalan yang mengalami kemacetan di antaranya adalah Jalan Puspiptek hingga Parakan, Jalan Siliwangi menuju Bundaran Universitas Pamulang, serta Jalan Ir H Juanda di Ciputat.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Robby Cahyadi, menjelaskan bahwa kemacetan ini terjadi akibat adanya proyek perbaikan drainase di jalan-jalan provinsi dan nasional.

"Perbaikan saluran drainase yang sedang berlangsung di beberapa ruas jalan ini dilakukan oleh Dinas PUPR Provinsi Banten, seperti di Jalan Puspiptek hingga Parakan, serta Jalan Siliwangi menuju Bundaran Universitas Pamulang. Sementara di Jalan Otista Raya hingga RS Sari Asih Ciputat, juga sedang ada proyek serupa," Terang Robby.Jum'at (13/09).

Robby mengungkapkan bahwa proyek perbaikan ini tidak dapat dihindari, meskipun menimbulkan gangguan lalu lintas sementara. Salah satu kendala yang dihadapi adalah adanya bangunan liar di sepadan jalan dan kabel utilitas, yang mengharuskan pihak Dinas PUPR untuk berkoordinasi dengan para pemilik utilitas terkait penanganan di lapangan.

“Selain itu, di Jalan Siliwangi, sedang dilakukan pemindahan kabel-kabel utilitas dari udara ke bawah tanah oleh pihak APJATEL. Ini juga mempengaruhi kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi tersebut,” tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Cecep Supriatna, Sabtu (14/9).

Proyek ini tidak memungkinkan untuk dikerjakan pada malam hari karena faktor keselamatan. Namun, Robby memastikan bahwa pihak Dinas PUPR Provinsi Banten berusaha menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan mengurangi dampak kemacetan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihak provinsi juga telah menyiagakan Dishub dan kepolisian untuk membantu mengatur lalu lintas di sekitar lokasi perbaikan,” tutup Robby.

Diharapkan masyarakat dapat bersabar selama proyek perbaikan ini berlangsung, mengingat tujuan utama dari proyek ini adalah meningkatkan infrastruktur drainase yang lebih baik untuk mendukung kenyamanan dan keamanan bersama.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire