Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemkot Yogyakarta galakkan pembangunan ruang terbuka hijau 

Semakin sempitnya lahan di perkotaan khususnya Kota Yogyakarta membuat ruang-ruang terbuka hijau tergerus. Kondisi ini tentu berdampak pada kualitas udara di Kota Yogyakarta. 

Pemkot Yogyakarta galakkan pembangunan ruang terbuka hijau 
X
Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

Elshinta.com - Semakin sempitnya lahan di perkotaan khususnya Kota Yogyakarta membuat ruang-ruang terbuka hijau tergerus. Kondisi ini tentu berdampak pada kualitas udara di Kota Yogyakarta.

Untuk menjaga kualitas lingkungan, Pemerintah Kota Yogyakarta menggalakkan pembangunan ruang-ruang terbuka hijau. Untuk menciptakan ruang terbuka hijau ini pemerintah kota Yogyakarta bekerjasama dengan pihak swasta seperti melalui program CSR. Diantaranya melalui CSR dari PT Indofood CBP Sukses Makmur yang menyerahkan bantuan bibit pohon untuk peneduh. Salah satunya ruang terbuka hijau publik (RTHP) Jopraban yang terletak di Jalan Kapten Piere Tendean, Wirobrajan, kota Yogyakarta.

Menempati lahan seluas 1300 meter persegi ruang terbuka hijau Jopraban ini diharapkan dapat menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan warga masyarakat dan jadi tempat bermain bagi anak-anak.

"Program ini (RTHP) pastinya bertujuan untuk mengurangi polusi udara, menstabilkan suhu di kota, melestarikan keanekaragaman hayati serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ruang terbuka. Saya mohon di rumah masing-masing sejengkal tanah harus dimanfaatkan untuk menanam tanaman. Ini sangat perlu untuk mengoptimalkan penghijauan disetiap Kemantren, Monggo ditingkatkan secaraasif," kata Pj Wali Kota Yogyakarta Sugeng Purwanto pada acara penyerahan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (PTSLP) di RTHP Jopraban, Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Rabu (18/9).

Untuk mewujudkan ruang-ruang terbuka hijau ini maka pemerintah harus bekerjasama dengan stakeholder terutama mereka yang bergerak di bidang usaha. Mereka memiliki program CSR yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Ruang terbuka hijau perlu tanaman-tanaman yang bermanfaat untuk menambah keteduhan dan mengundang fauna datang. Tidak hanya di ruang terbuka tetapi di rumah-rumah warga diharapkan juga menanam pohon.

"Pemkot Yogyakarta berkomitmen untuk menciptakan ruang terbuka hijau yang bermanfaat dan mengundang fauna. Jadi mohon kalau ada burung-burung liar jangan ditangkap, karena itu untuk keseimbangan alam," ujarnya.

Lahan RTHP Jopraban merupakan Sultan Ground (tanah Sultan) yang telah mendapatkan surat kekancingan dari Kraton Yogyakarta. Lahan ini dulunya adalah pemakaman umum warga yang telah dipindahkan. Kemudian lahan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau publik.

"Di tempat ini dulunya adalah makam umum tapi dengan kearifan lokal dan lilah dalem, sudah ada kekancingan dari Ngarso Dalem, maka dengan kesadaran sendiri untuk memindahkan leluhurnya. Kemudian ruang ini menjadi kosong. Kemudian ini dimanfaatkan untuk tempat publik, area bermain, untuk kegiatan yang bermanfaat," imbuhnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Branch Human Resourches Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Semarang, Ananto Pramandhika mengatakan kurang lebih diserahterimakan sebanyak 200 bibit pohon tabebuya dan 50 bibit pohon trembesi untuk kota Yogyakarta yang diantaranya ditanam di RTHP Jopraban, kemantren Wirobrajan. Hal ini sebagai dukungan untuk perindang dan menambah oksigen di kota Yogyakarta. Program tersebut merupakan sinergi antara perusahaan dengan pemerintah.

"Dengan bantuan bibit pohon ini, kami harap bisa mendukung program untuk pembangunan kawasan ruang publik hijau," pungkasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire