Top
Begin typing your search above and press return to search.

Korban penembakan orang tak dikenal masih jalani perawatan

Andi Raja, 25, kini dalam perawatan di RSUD Koja, setelah mengalami luka di bagian kepala yang diduga akibat ditembak orang tak dikenal

Korban penembakan orang tak dikenal masih jalani perawatan
X
Sumber foto: ME Sudiono/elshinta.com

Elshinta.com - Andi Raja, 25, kini dalam perawatan di RSUD Koja, setelah mengalami luka di bagian kepala yang diduga akibat ditembak orang tak dikenal pada Rabu, 18 September 2024 sekitar pukul 03.00 WiB dini hari di Jl Bugis, Tg Priok, Jakarta Utara.

Peristiwa berawal saat Andi Raja bersama teman perempuannya sedang membeli nasi uduk di simpang 4 Jl Bugis, cek cok dengan teman sesama pelaut, dan tidak berselang lama kemudian, datanglah 2 orang lelaki yng tidak dikenal mengendarai sepeda motor matik warna merah, langsung mengeluarkn senjata diduga senjata angin (air softgun) mengarah ke bagian kepala korban.

"Itu lagi makan di warung nasi uduk ada cekcok-cekcok juga sama pelaut, tiba-tiba datang orang naik motor dua orang langsung disorong senjata dengan jarak sekitar satu meter pakai senapan angin (air softgun)" kata Yadi Muhrim, teman korban sesama pelaut.

Andi Raja ditembak dua kali dari jarak sekitar satu meter. Pertama mengenai bagian belakang namun tidak tepat hanya terserempet, meski demikian Pemuda lajang itu mengalami luka dan pendarahan saat tangannya memegang bagian belakang kepala yang terasa sakit.

"Pelaku menembak dua kali. Pertama pelaku menembak arah kepala dari jarak sekutar satu meter, tapu pelurunya miring jadi tidak tembus di kepala, dan tembakan kedua korban ditarik pacarnya, jadi pelurunya tidak mengenai sasaran, kemudian kedua pelaku melarikan diri" ungkap Yadi seperti dilaporkan Reporter Elshinta, ME Sudiono, Kamis (19/9).

"Korban cuma mengenali wajah pelaku, tapi tidak kenal nama dan tinggalnya, dan sudah dilaporkan ke Polres Jakarta Utara, dan sekarang pelakunya sedang dicari Polisi" lanjut Yadi.

Kondisi Andi Raja saat ini masih terbaring di RSUD Koja dan sudah mengalami kemajuan, karena sudah dapat bergerak, dapat diajak berbicara, walaupun belum banyak, pasca dilakukan operasi di bagian kepala yang terkena peluru senapan angin.

"Salah faham yang terjadi di lokasi pedagang nasi uduk itu sesama teman pelaut dan satu daerah beda kampung saja. Tapi kalau kedua pelaku penembakan itu tidak kenal" tutur Yadi mengakhiri keterangannya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire