Jadi peserta Pilkada, Bupati Sukoharjo Etik Suryani ajukan cuti dua bulan
Calon bupati Etik Suryani yang juga Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah menjabat saat ini segera mengajukan cuti kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Elshinta.com - Calon bupati Etik Suryani yang juga Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah menjabat saat ini segera mengajukan cuti kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Rencananya, permohonan izin cuti panjang ini akan disampaikan setelah tahap pengundian nomor urut pasangan calon peseta Pilkada yang telah terlaksana Senin, 23 September.
Etik Suryani mengatakan, pengajuan cuti disampaikan setelah tahapan penetapan dan pengundian nomor urut. Sebab, tahapan Pilkada selanjutnya adalah masa kampanye. Mengingat jadwal tahapan yang padat, tidak memungkinkan tugas kedinasan bupati bisa maksimal, sehingga memutuskan mengambil cuti panjang.
Pihaknya mengajukan jadwal cuti dari tanggal 25 September sampai 23 November 2024 agar fokus pada persiapan Pilkada. Wakil Bupati Agus Santosa anak menggantikan posisi dan mengambil alih tugas kedinasan selama bupati cuti.
"Nanti pelaksana tugas bupati diambil alih Pak Agus," kata Etik seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Senin (23/9).
Dia menanggapi pengundian nomor urut peserta Pilkada dan mendapatkan nomor urut 01 tidak lantas membuat sombong serta jumawa karena menjadi calon tunggal. Meskipun tidak ada penatang tim pemenangan dari semua partai politik pengusung harus tetap berkerja keras. Koordinasi ditingkatkan dan merangkul semua pihak dalam rangka pemenangan dengan target diatas 80 persen.
"Ada lawan tidak ada lawan harus kerja keras," ujarnya.
Etik menyatakan tetap percaya diri dalam menghadapi Pilkada Sukoharjo karena ada dukungan 12 parpol. Dia meminta, masyarakat Sukoharjo menggunakan hak pilihkan pada November mendatang. Warga memiliki hak pilih diimbau tidak boleh menjadi golongan putih atau sengaja tidak memilih.