Top
Begin typing your search above and press return to search.

Dukung desa mandiri energi di Majalengka, Unma penuhi kebutuhan listrik di Desa Argasari

Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Majalengka (Unma) berhasil mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem monitoring Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Majalengka. 

Dukung desa mandiri energi di Majalengka, Unma penuhi kebutuhan listrik di Desa Argasari
X
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Majalengka (Unma) berhasil mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem monitoring Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Majalengka.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung terciptanya Desa Mandiri Energi, yang diharapkan mampu memenuhi lebih dari 60% kebutuhan listrik di wilayahnya melalui energi terbarukan.

Demikian seperti dikatakan ketua tim pengabdian masyarakat Universitas Majalengka, Harun Sujadi, ST, M.Kom.

"Program ini melibatkan kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan mitra lokal yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi PLTMH melalui pemantauan energi secara real-time menggunakan sistem berbasis IoT. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan keterbatasan sumber daya energi di desa, terutama di daerah kaki Gunung Ciremai, yang terkenal dengan potensi alam dan wisata alamnya." kata Harun, Sabtu (21/9)

Harun juga menuturkan, solusi inovatif untuk tantangan lingkungan dalam program ini, tim pengabdian juga mengembangkan solusi untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan seperti cuaca ekstrem yang sering terjadi di daerah pegunungan.

Penggunaan material tahan cuaca dan teknologi yang dapat beradaptasi dengan kondisi lingkungan ekstrem membantu menjaga keandalan sistem monitoring, memastikan bahwa pembangkit listrik dapat beroperasi dengan optimal sepanjang tahun.

"Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan tidak hanya fokus pada teknologi, kegiatan ini juga melibatkan pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat lokal," kata dia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Selasa (24/9).

Masih dikatakannya, melalui pelatihan intensif, masyarakat desa diberikan keterampilan dalam mengoperasikan dan merawat PLTMH yang telah terintegrasi dengan teknologi IoT. Dengan begitu, mereka dapat terlibat aktif dalam pengelolaan energi terbarukan di desanya, meningkatkan kapasitas lokal dalam menghadapi krisis energi.

"Kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dengan implementasi teknologi ini, Desa Argamukti menjadi contoh desa yang menerapkan energi hijau dan ramah lingkungan, yang sejalan dengan upaya nasional untuk meningkatkan bauran energi terbarukan." paparnya.

"Program ini juga mendukung visi pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia." tambahnya.

Harun juga mengatakan, program pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Universitas Majalengka di Desa Argamukti Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka, 36 orang termasuk perangkat desa dan Kelompok Tani Hutan “Canghegar”.

Sementara Kepala Desa Argamukti, Ade Umbara mengaku program pengabdian kepada masyarakat yang diberikan Universitas Majalengka menurutnya sangat bermanfaat khususnya dalam memenuhi kebutuhan energi listrik di wilayahnya

"Alhamdulillah, sangat membantu dan bermanfaat bagi kami, terlebih kami berada di lokasi yang memiliki potensi wisata sehingga masalah keterbatasan listrik di wilayah kami dapat teratasi," tandasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire