KMII Jepang kenalkan Islam & kesenian Indonesia kepada ratusan warga Jepang
Lebih dari 100 orang Jepang mendapatkan informasi seputar Islam dan pengenalan budaya Indonesia di Balai Indonesia Tokyo Jepang Minggu 22 September 2024.

Elshinta.com - Lebih dari 100 orang Jepang mendapatkan informasi seputar Islam dan pengenalan budaya Indonesia di Balai Indonesia Tokyo Jepang Minggu 22 September 2024. Melalui acara yang bertajuk Indonesian Islamic Cultural, Keluarga Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) Jepang menghadirkan Ustaz warga Jepang, Kyoichiro Sugimoto.
Acara yang didukung penuh oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo ini dikemas tidak hanya pengenalan Islam ala Indonesia yang Rahmatan lil Alamin, tetapi juga menampilkan kesenian tradisional Indonesia.
Wakil Ketua KMII Jepang Erwin Avianto menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari KBRI Tokyo dalam penyelenggaraan acara ini.
"Penyelenggaraan acara ini tidak hanya memberikan pemahaman seputar Islam tetapi juga pengenalan kesenian dan kuliner ala Indonesia. Semata kami lakukan agar masyarakat Jepang dapat mengenal Islam yang damai Rahmatan lil Alamin ala Indonesia," terang Erwin.
Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya Muhammad Al Aula mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya mengenalkan Islam tetapi juga memperkuat hubungan antarwarga.
“Kalau saya melihat ini tujuannya semakin mengenalkan Islam secara kepada masyarakat Jepang di Tokyo khususnya dan ini juga untuk memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang,” katanya.
Menurut dia, dampak positif dari acara-acara semacam itu sudah dirasakan, seperti keterlibatan pemerintah kota dan warga sekitar dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan WNI.
“Kalau sekarang dari pihak kelurahan dan pemerintah kota Meguro juga hadir untuk bersama-sama hadir di sini. Saya kira sudah menjadi variabel tentang bagaimana kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan efektif membangun hubungan antara kedua warga negara dari berbagai macam aspek, tidak hanya antara pemerintah tapi juga pemerintah masyarakat dan masyarakat dengan masyarakat,” katanya.
Acara tersebut diawali dengan pemaparan tentang dasar-dasar ilmu tauhid bersama Ustaz warga Jepang Kyoichiro Sugimoto. Ustaz Sugimoto juga memandu para warga Jepang ke Masjid Indonesia Tokyo dan bimbingan salat bagi mereka yang tertarik.
Acara dimeriahkan dengan pertunjukan seni dan budaya Indonesia, yakni tari Saman dan permainan angklung yang apik oleh siswa-siswi Sekolah Indonesia Tokyo (SIT).
Selain menampilkan sejumlah lagu daerah dan internasional, grup angklung tersebut juga mengajak seluruh peserta untuk belajar bersama alat musik tradisional itu.
Hadir pula penampilan hadroh dari kelompok Al Ikhlas Kabukicho dan musisi Muslim asal negeri Sakura, Yusha, yang melantunkan salawat dan nasyid dalam bahasa Jepang.
Terdapat pula berbagai gerai, seperti henna art, kaligrafi Arab, photo booth serta pakaian Muslim dan Batik Indonesia bagi warga Jepang yang ingin mencobanya.
Kemuslimahan Indonesia Jepang juga membagikan hijab dan bros yang dibuat sendiri kepada peserta wanita warga Jepang.
Warga Jepang yang hadir juga berkesempatan mencicipi kuliner Indonesia, seperti bakso, nasi bakar dan aneka jajanan pasar secara gratis.