Kontingen disabilitas Kota Solo siap sumbang medali untuk juara umum Peparnas XVII
Kontingen olahraga disabilitas Kota Kolo menurunkan 55 atlet untuk Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di Solo, Jawa Tengah.

Elshinta.com - Kontingen olahraga disabilitas Kota Kolo menurunkan 55 atlet untuk Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di Solo, Jawa Tengah. Mereka ini nantinya bergabung bersama Kontingen Jawa Tengah mengikuti 13 cabang olahraga. Hal ini dikatakan Ketua Umum National Paralympic Committe (NPC) Indonesia Kota Solo, Bangun Sugito.
"Ini menjadi tradisi Kota Solo dengan menurunkan kuota terbanyak dari seluruh kota/kabupaten seluruh Jawa Tengah," lanjutnya.
Selain itu, ia menargetkan penyumbang medali terbanyak untuk Jawa Tengah dan juara umum. Lantas, cabang olahraga Peparnas yang diikuti di antaranya, atletik, anggar, renang, bulu tangkis, tenis meja, judo, dan boccia. Semuanya ini, telah menjalani pemusatan latihan selama 4-5 bulan.
"Karena kita sudah persiapkan untuk atlet ini. Sebelum masuk pelatihan juga sudah kami siapkan untuk latihan di klub masing-masing per cabang," ujar Bangun seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Agung Santoso, Selasa (24/9).
Terkaitnya halnya regulasi kategorisasi, ia menyebut untuk kategori elit diantaranya para peraih medali di Paralympic di Paris. Namun mereka ini mengikuti satu kategori dalam cabang olahraga yang diikuti. Berbeda halnya kategori nasional bisa mengikuti lebih dari satu kategori dari cabor yang diikuti. Lantas, untuk kategori nasional sebanyak 40 persen telah mengikuti turnamen dari tingkat nasional tapi ada yang baru pertama ikut.
"Untuk lawan daerah yang diwaspadai, semuanya harus diwaspasai," ujarnya.
Pada kesempatan berbeda, Walikota Solo, Teguh Prakosa mengatakan para atlet sudah dilepas di Loji Gandrung, kemarin. Untuk persiapan venuew, ia mengatakan Kota Solo siap sehingga ditunjuk sebagai tuan rumah. Selain Solo, ada tiga kabupaten Soloraya yang menjadi venue Peparnas, yakni Boyolali, Sukoharjo dan Karanganyar.