Tim SAR, BPBD Langkat dan warga temukan jasad korban tenggelam
Hingga hari ini pihak keluarga dan warga Desa Jaring Halus, Kecamatan, Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dibantu tim SAR Medan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab. Langkat masih mencari warga atas nama Sabaruddin (73) seorang lansia yang berprofesi sebagai nelayan pinggiran yang di duga jatuh ke sungai Jaring Halus.

Elshinta.com - Hingga hari ini pihak keluarga dan warga Desa Jaring Halus, Kecamatan, Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dibantu tim SAR Medan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab. Langkat masih mencari warga atas nama Sabaruddin (73) seorang lansia yang berprofesi sebagai nelayan pinggiran yang di duga jatuh ke sungai Jaring Halus.
Sabaruddin diduga jatuh ke sungai persisnya di sungai depan Jaring Halus saat berada di sampan serempu (perahu kecil kapasitas untuk satu orang). Sedang mencari ikan dengan cara memancing, Senin (23/9).
Kepala Desa Jaring Halus, Usman mengatakan, korban Sabaruddin merupakan nelayan pancing yang biasa memancing di pinggiran atau di muara sungai Jaring Halus. "Memang sehari-hari korban menangkap ikan dengan cara memancing disekitaran sungai di depan Desa Jaring Halus ini," ujarnya.
Diterangkan Usman, peristiwa korban itu diketahui tenggelam, dimana pada Senin, (23/9) sekira pukul 12.00 WIB, korban masih terlihat oleh warga lain melintas diatas sampan serempunya, namun beberapa saat kemudian warga melihat sampan serempu tersebut kosong tidak ada lagi korban. Dari situlah warga menduga Sabaruddin jatuh ke sungai.
Lebih lanjut dijelaskan Usman dari sejak kemarin sampai hari ini, pihak keluarga dan warga masih terus berupaya melakukan pencarian korban menggunakan perahu boat nelayan, puluhan boat nelayan dikerahkan mengitari sungai untuk mencari korban, karena tempat jatuhnya korban tidak diketahui persis.
"Ada sekitar 30 unit boat nelayan terus mencari korban, kami terus berupaya mencari di sekitaran sungai muara dan bisa juga lebih melebar ke arah laut, karena warga tidak ada yang tahu tempat persisnya korban jatuh," ujarnya.
Sampai hari kedua ini pencarian masih dilakukan oleh warga desa pulau tersebut. Sejak siang hari tim SAR bersama BPBD Kabupaten Langkat sudah tiba di Desa Jaring Halus guna membantu mencari korban. Mereka menggunakan dua unit perahu karet menyisir sungai arah ke Pematang Buluh, arah ke Tanjung Pura, arah lautan lepas dan juga menyisir mengitari desa pulau itu.
"Hari kedua siang ini tim SAR dan BPBD tiba di desa kami dan langsung membantu warga untuk mencari korban, menyisir daerah sungai hingga menuju ke laut serta mengelilingi pulau dan akhirnya pukul 18.30 WIB jasad korban ditemukan tim SAR berjarak sekitar 2 mil dari pemukiman penduduk Desa Jaring Halus," ujar Usman seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Selasa (24/9).