Top
Begin typing your search above and press return to search.

70 guru ikuti seminar penguatan dan pengembangan tenaga pendidik Kristen

Sebanyak 70 tenaga pendidik Kristen mengikuti seminar penguatan dan pengembangan tenaga pendidik Kristen yang diselenggarakan di Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel Boyolali, Jawa Tengah.

70 guru ikuti seminar penguatan dan pengembangan tenaga pendidik Kristen
X
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 70 tenaga pendidik Kristen mengikuti seminar penguatan dan pengembangan tenaga pendidik Kristen yang diselenggarakan di Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel Boyolali, Sabtu (28/9/2024). Diharapkan guru-guru agama Kristen sebagai pendidik, pendeta-pendeta sebagai pemimpin rohani bisa membimbing anak didik mereka agar memiliki pengetahuan yang cukup dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan media sosial.

Pdt. Krishandrika Immanuel Raharjo, sebagai panitia seminar penguatan dan pengembangan tenaga pendidik Kristen mengatakan, acara seminar ini diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri guru-guru Kristen sekolah dasar (SD) di kabupaten Boyolali dan pendeta Gereja Sidang Jemaat Allah di wilayah 4 Daerah 1 Jawa Tengah.

“Kegiatan ini adalah pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia di lingkungan, pesertanya dari guru-guru SD se Kabupaten Boyolali dan pendeta-pendeta di wilayah 4. Untuk materi diberikan seputar pengetahuan dasar iman kekristenan dari perjanjian lama sampai perjanjian baru, dan pengetahuan-pengetahuan yang terbaru terkait dengan isu-isu ajaran-ajaran yang menyimpang dari kebenaran firman Tuhan," kata Pdt Kris Handrika Imanuel Raharjo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Senin (30/9).

Untuk tema adalah "Menelusuri Jejak Iman Kristen, Makna, Apikasi dan Tantangannya menuju Indonesia Emas." ucapnya.

Lebih lanjut Krishandrika mengharapkan, mereka bisa membimbing anak didik mereka untuk memiliki pengetahuan yang cukup menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan media sosial.

“Harapannya guru-guru agama Kristen sebagai pendidik pendeta pendeta sebagai pemimpin rohani di gereja masing-masing punya iman yang tak tergoyahkan dengan pengetahuan yang benar, tentunya dengan dasar Alkitab dan mereka bisa membimbing anak didik mereka untuk memiliki pengetahuan yang cukup menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan media sosial yang seringkali menjadi tantangan tersendiri untuk mereka bisa memilah mana berita yang benar dan mana yang tidak,” jelasnya.

Krishandrika menambahkan, acara ini di Boyolali baru dikerjakan pertama kali,dan diharapkan nanti bisa berkelanjutan.

“Untuk pembawa materi Pendeta Erich Unarto, owner museum benda benda Alkitab Yerushalem di Jakarta,” ucap dia.

Sementara, salah satu peserta seminar yang juga ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) tingkat kabupaten Boyolali Rusmiyati mengatkan,bahwa seminar tersebut sangat penting dan sangat berguna bagi dirinya dan para pendidik.

“Dengan adanya seminar ini sangat membantu kami,khususnya untuk guru-guru, juga untuk pengembangan diri kami penguatan, karena memang event-event seperti ini yang kami tunggu-tunggu karena kami di sini keterbatasan guru,” katanya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire