Jokowi minta TNI perbaiki diri, ikuti perkembangan zaman
Presiden Joko Widodo menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-79 TNI di silang Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat. Kepala negara didampingi ibu negara Iriana Jokowi, Putra sulungnya sekaligus Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka tiba di silang monas sekira pukul 07.31 WIB.

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-79 TNI di silang Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2024) pagi. Kepala negara didampingi ibu negara Iriana Jokowi, Putra sulungnya sekaligus Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka tiba di silang monas sekira pukul 07.31 WIB.
Kedatangan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin disambut langsung Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Presiden dan Wakil Presiden langsung menuju mimbar kehormatan.
Upacara peringatan HUT ke-79 TNI tahun 2024 ini menjadi yang terakhir bagi Presiden Joko Widodo karena ditahun selanjutnya akan dipimpin oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang akan dilantik pada 20 Oktober 2024.
Bertindak sebagai komandan upacara dalam peringatan HUT ke 79 TNI adalah Mayjen TNI Djon Afriandi yang sehari-hari menjabat sebagai Danjen Kopassus. Sementara pengucap Sapta Marga dari tiga Matra TNI yakni Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo yang menjabat Pangdam XV/Pattimura, didampingi Laksda TNI Hudiarto Krisno Utomo yang menjabat sebagai Pangkolinlamil dan Marsda TNI Budhi Achmadi yang menjabat Pangkoopsud II.
Presiden Joko Widodo dalam amanatnya mengucapkan Dirgahayu ke 79 TNI. Kepala negara mengatakan bahwa dalam 10 tahun pemerintahannya, peran dan kontribusi nyata dari TNI benar-benar dirasakan dalam menjaga kedaulatan negara, menjaga persatuan dan stabilitas politik serta membantu mengatasi berbagai tantangan dan krisis.
"Sepuluh tahun memimpin pemerintahan, saya merasakan betul peran dan kontribusi nyata dari TNI dalam menjaga kedaulatan negara, dalam menjaga persatuan dan stabilitas politik serta membantu mengatasi berbagai tantangan dan krisis," ucap Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo juga berterimakasih kepada Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto yang meningkatkan kekuatan pertahanan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dengan memodernisasi alutsista dan memperkuat diplomasi pertahanan di kancah global.
"Dan secara khusus, saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang telah meningkatkan kekuatan pertahanan Indonesia dalam menghadapi berbagai macam tantangan, dengan memodernsisasi alutsista, memperkuat diplomasi pertahanan dikancah global, dan masih banyak lagi," tuturnya.
Lebih lanjut kepala negara mengatakan tantangan kedepan tidak mudah dimana ancaman siber semakin berbahaya, tensi geopolitik semakin memanas. Perang tidak lagi hanya konvensional tetapi juga perang ekonomi dan perang dagang. Oleh karena itu harus disikapi dengan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.
Presiden Joko Widodo menekankan TNI harus terus memperbaiki diri dan mengikuti perkembangan zaman serta beradaptasi dengan perubahan yang ada termasuk juga meningkatkan kapasitas dan profesionalisme.
Selain itu, kepala negara juga mengingatkan jangan sampai ada riak yang berpotensi mengganggu keamanan negara.
"Oleh karena itu, TNI harus terus memperbaiki diri, terus mengikuti pemkembangan zaman, terus beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang ada, termasuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas," pungkasnya.
Upacara peringatan HUT ke-79 TNI ini juga dimeriahkan demonstrasi alutsista, defile pasukan dan alutsista. Selain itu masyarakat juga diperbolehkan hadir melihat puncak perayaan HUT ke 79 TNI. Sebagai pesta rakyat, TNI juga menyediakan makanan gratis dan bagi-bagi sembako. (Hub/Ter)