Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kementerian LH tutup ToF pemandu sekolah lapangan rehabilitasi mangrove

Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan SDM LHK Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK), menutup kegiatan Training of Facilitator pemandu sekolah lapangan rehabilitasi mangrove.

Kementerian LH tutup ToF pemandu sekolah lapangan rehabilitasi mangrove
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan SDM LHK Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK), menutup kegiatan Training of Facilitator pemandu sekolah lapangan rehabilitasi mangrove, kerjasama Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bertempat di Balai Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, jalan Bali, Bane, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, Sabtu (5/10).

Kepala Balai Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pematang Siantar Soleh Sena Santika melaporkan, pelatihan pemandu sekolah lapangan rehabilitasi mangrove ini dimulai dari tanggal 2-5 Oktober 2024 dengan jumlah peserta 30 orang yang berasal dari kelompok tani hutan (KTH) Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Langkat, dan dinyatakan lulus keseluruhan dan tiga lulusan terbaik berasal dari Kabupaten Langkat.

"Dari 30 peserta ada tiga lulusan terbaik yakni terbaik l Maya Anriani dari KTH Berkah Mangrove Lestari Kelurahan Pekan Besitang, terbaik II Muhammad Salim dari KTH Wana Lestari Desa Karang Gading, Kecamatan Secanggang dan terbaik III Sayuti dari KT Sama Jaya Bersahaja Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura," ujarnya.

PPIU Manajer BRGM Sumatera Utara Aditya Wahyu Putra memiliki harapan agar peserta yang lulus ini bisa menularkan yang baik yang didapatkan dari training of facilitator sekolah lapangan mangrove ini kepada anggota kelompok. Persiapkan dengan matang segala sesuatu yang terkait dengan rehabilitasi mangrove kerjakan dengan baik.

"Selamat kepada bapak/ibu atas kelulusannya, anggota saya sudah berada di wilayah kerja bapak, menunggu bapak pulang untuk menindaklanjuti kegiatan kita," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Selasa (8/10).

Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan SDM Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian LHK Kusdamayanti mengatakan, pelatihan fasilitator ini satu dari beberapa pelatihan yang di disain bersama dengan BRGM. Sebagai fasilitator bagaimana bisa menularkan apa yang menjadi tugas dan peran yang didapatkan.

"Selamat kepada seluruh peserta yang lulus dalam mengikuti training of facilitator pemandu sekolah lapangan mangrove. Sebagai fasilitator paling tidak satu langkah lebih dari anggota," ujarnya.

Selajutnya dijelaskan Kusdamayanti, fasilitator juga bisa menjadi narasumber. Bila ada permasalahan peran fasilitator untuk mencari solusi dan menjadi motivator. BRGM menaruh harapan agar menjadi fasilitator pemandu sekolah lapangan mangrove di daerah masing-masing.

"Waktu 36 jam belajar, ini diharapkan kepada para fasilitator untuk terus belajar dan mengembangkan pengetahuan terkait bagaimana menyampaikan pesan-pesan percepatan rehabilitasi dan juga cara memberikan solusi," katanya

Lebih lanjut Kusdamayanti menjelaskan, BRGM gencar mempercepat rehabilitasi mangrove. Format tata kelola yang diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan menjadi acuan bagi akselerasi rehabilitasi mangrove nasional seluas 600 ribu hektare. Fasilitator memiliki peran penting untuk mensukseskan rehabilitasi mangrove tersebut.

"Ingat kompetensi yang bapak/ibu dapatkan hari ini itu tidak permanen artinya teruslah belajar, semangat untuk berbagi ilmu dan informasi karena dengan berbagi banyak manfaat yang didapatkan," pungkasnya.

Penanggungjawab akademik training of facilitator Endang Hernawan (Widyaiswara BPLHK Pematang Siantar) menyebutkan selain teori, pelajaran praktik memilah bibit dan menanam mangrove juga dilaksanakan di Batu Bara Mangrove Park Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara. Dengan menghadirkan para pengajar seperti Onrizal (Dosen Fak Kehutanan USU). Suci Arisa Purba (Alumni TOT) dan Kasto Wahyudi (Alumni TOF). Sementara itu dari PPIU BRGM Sumut Erna Harahap terus mendampingi saat kegiatan berlangsung.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire