KPU Sukoharjo sudah terima bilik dan kotak suara Pilkada
Sejumlah logistik Pilkada 2024 telah tiba dikirimkan ke KPU Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Logistik yang sudah berada di daerah diantaranya bilik suara, kotak suara, tinta dan kabel ties atau segel plastil.

Elshinta.com - Sejumlah logistik Pilkada 2024 telah tiba dikirimkan ke KPU Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Logistik yang sudah berada di daerah diantaranya bilik suara, kotak suara, tinta dan kabel ties atau segel plastil. Seluruhnya disimpan di gudang logistik yang berada di Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.
Ketua KPU Sukoharjo, Syakbani Eko Raharjo mengatakan, logistik Pilkada secara bertahap mulai dikirimkan ke daerah oleh KPU provinsi. Logistik yang sudah tiba langsung mendapakan penjagaan dari tim pengamanan sepanjang 24 jam. Serta pengawasan melalu kamera CCTV di gudang logistik yang bisa langsung dimonitor dari kantor KPU. Mengingat lokasi gudang logistik yang disewa saat ini cukup jauh dari kantor KPU.
Syakbani menuturkan, pihaknya tidak memiliki kendala terkait pemiilihan gudang logistik relatif jauh dari kantor KPU. Karena syarat seperti kelayakan akses jalan, sambungan intenet, jaringan komunikasi serta keamanan lingkunganya terpenuhi seluruhnya.
Gudang dengan luas sekitar 2.500 meter persegi ini juga akan menjadi lokasi pekerjaan pengesetan kotak suara, sortir dan lipat surat suara. Tahapan tersebut akan dilakukan setelah surat suara dikirim ke daerah.
"Ke Kecamatan Kartasura dekat, Polokarto dekat, bahkan ke Kecamatan Bulu juga tidak terkendala," kata Syaknbani seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Senin (14/10).
Tahapan Pilkada di Sukoharjo saat ini, lanjut Syakbani adalah mempersiapkan debat terbuka pertama bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati. KPU tengah mempersiapkan materi pertanyaan bagi panelis. Dalam tahapan ini pihaknya melibatkan masyarakat untuk ikut serta memberikan pertanyaan yang akan lebih mempertajam visi misi pasangan calon. Sebab hanya ada pasangan calon tungga di Sukoharjo. Sehingga praktis tidak ada debat selain penyampaian serta mempertajam visi misi pasangan calon.