Top
Begin typing your search above and press return to search.

Oknum petugas BKSDA diduga rampas kamera wartawan saat peliputan evakuasi buaya

Proses evakuasi puluhan ekor buaya muara di kolam penangkaran di Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diwarnai insiden perampasan kamera milik wartawan oleh oknum petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Oknum petugas BKSDA diduga rampas kamera wartawan saat peliputan evakuasi buaya
X
Sumber foto: Angga Purwanda/elshinta.com.

Elshinta.com - Proses evakuasi puluhan ekor buaya muara di kolam penangkaran di Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diwarnai insiden perampasan kamera milik wartawan oleh oknum petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Insiden tidak mengenakan itu dialami seorang wartawan televisi swasta nasional dan seorang wartawan media online nasional yang tengah meliput proses evakuasi hewan dengan nama latin Crocodylus porosus.

Seorang wartawan media online nasional, Fauzi Noviandi mengaku oknum petugas BKSDA itu tidak hanya merampas alat kerja wartawan, tetapi juga meminta menghapus gambar rekaman video hasil kerja jurnalis.

"Kita sudah bekerja sesuai arahan dari petugas agar berada dan mengambil gambar dari posisi aman. Namun, tiba-tiba saja, seorang oknum pegawai perempuan tersebut mendatangi sambil berlari dan langsung merampas handycam serta meminta menghapus gambar rekaman video yang sudah diambil wartawan. Tidak tahu alasannya, apa," kata Fauzi, kepada wartawan, Rabu (16/10).

Fauzi menyebutkan, aksi tidak terpuji yang dilakukan oknum pegawai itu juga dilakukan ke seluruh wartawan yang ada dan tengah meliput proses evakuasi puluhan ekor buaya muara itu.

"Rekan-rekan lain juga berusaha mencoba mempertanyakan alasan oknum tersebut menghalau dan menghapus rekaman video yang diambil. Tapi yang bersangkutan hanya mengaku petugas dengan menunjukkan id card BKSDA," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, A Purwanda, Kamis (17/10).

Wartawan televisi swasta nasional, Samsuri mengungkapkan handycam yang digunakannya untuk merekam proses evakuasi buaya muara hampir jatuh ke area kolam penangakaran saat dicoba dirampas oleh oknum pegawai itu.

"Saya sempat mempertanyakan, kesalahan saya apa dan kenapa oknum ini mencoba merampas kamera handycam saya. Oknum itu, hanya berucap jangan ambil atau merekam gambar video saja," jelas Samsuri.

Samsuri menjelaskan telah berkoordinasi dengan pimpinan redaksinya terkait insiden yang di alami bersama sejumlah wartawan yang meliput proses evakuasi buaya muara itu.

Sementara itu, Kepala Bidang KSDA Wilayah 1 Bogor, Diah Qurani Kristina tidak memberikan pernyataan saat di konfirmasi terkait insiden yang terjadi itu. Padahal, sejumlah pejabat KSDA Wilayah 1 Bogor berada di lokasi evakuasi.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire