Top
Begin typing your search above and press return to search.

Mahasiswa Pascasarjana Unpam beri pelatihan 'green leadership' di SMA Al Ashriyyah Nurul Iman

Para pelajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Al Ashriyyah Nurul Iman Boarding School di Jalan Nurul Iman, Desa Warung Jaya, Parung, Bogor, Jawa Barat, mengikuti pelatihan kepemimpinan dalam Program Green Leadership. Pelatihan itu dilakukan oleh para Mahasiswa Magister Pendidikan Universitas Pamulang (Unpam) Kota Tangerang Selatan, Banten.

Mahasiswa Pascasarjana Unpam beri pelatihan green leadership di SMA Al Ashriyyah Nurul Iman
X
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Para pelajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Al Ashriyyah Nurul Iman Boarding School di Jalan Nurul Iman, Desa Warung Jaya, Parung, Bogor, Jawa Barat, mengikuti pelatihan kepemimpinan dalam Program Green Leadership. Pelatihan itu dilakukan oleh para Mahasiswa Magister Pendidikan Universitas Pamulang (Unpam) Kota Tangerang Selatan, Banten.

Program pelatihan kepada para siswa sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Iman tersebut dilaksakan selama tiga hari, yaitu 16 – 18 Oktober 2024. Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) tersebut bertujuan membekali para siswa dengan kesadaran lingkungan dan kemampuan memimpin yang kuat di masa depan.

“Program Green Leadership, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk membekali para siswa dengan kesadaran lingkungan dan kemampuan memimpin yang kuat,” ungkap Riswan Fisrmansyah, salah satu mahasiswa Magister Pendidikan Unpam, Sabtu (19/10).

Riswam menerangkan, Program Green Leadership di SMA Al Ashriyyah Nurul Iman Boarding School menekankan pentingnya peran kepemimpinan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Mahasiswa Magister Pendidikan Universitas Pamulang berkolaborasi dengan para guru dan siswa untuk mengadakan serangkaian kegiatan edukatif, seperti diskusi mengenai masalah lingkungan global, serta praktik langsung mengenai pengelolaan sampah rancangan aksi nyata kepemimpinan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami betapa pentingnya menjaga alam sekaligus belajar untuk memimpin dalam hal kecil yang berdampak besar,” ucap Riswan lagi.

Kegiatan pengabdian ini berlangsung dengan sangat antusias. Para siswa menunjukkan minat yang tinggi dan semangat dalam mengikuti setiap sesi. Para mahasiswa pascasarjana tidak hanya memberikan materi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan siswa. Berbagi pengalaman dan memberikan motivasi.

Program ini diharapkan dapat menjadi pondasi awal bagi para siswa untuk mempraktikkan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal keberlanjutan lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan teori-teori kepemimpinan yang telah dipelajari selama perkuliahan dalam konteks nyata.

Para mahasiswa juga belajar bagaimana cara menginspirasi siswa, membimbing mereka, dan merencanakan kegiatan yang tidak hanya edukatif tetapi juga relevan dengan isu-isu terkini. Melalui interaksi dengan siswa, para mahasiswa bisa menambah wawasan baru mengenai pentingnya pendekatan personal dan humanis dalam memfasilitasi proses pembelajaran.

Para mahasiswa, lanjut Riswan, mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Iman yaitu Dr. Hj. Umi Waheeda S.Psi., M.Si, Kepala Sekolah SMA Ashriyyah Nurul Iman Boarding School Ustadz Sonif Mahfud, M.Ag, serta Kepala Program Studi Manajemen Pendidikan UNPAM Dr. Saiful Anwar, S.Pd., S.E., M.Pd., dan juga Koordinator PKM Ibu Dr Sri Utaminingsih, S.H., S.Pd., M.M.Pd., M.H. “Tanpa bimbingan dan fasilitasi yang diberikan, kegiatan ini tidak akan terlaksana dengan baik. Kami berharap, kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang demi kemajuan pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda,” imbuh Riswan.

Sementara Kepala Prodi Manajemen Pendidikan UNPAM, Saipul Anwar menjelaskan, pengabdian kepada masyarakat (PKM) merupakan suatu kewajiban yang harus ditunaikan oleh mahasiswa pasca sarjana manajemen pendidikan sebagai suatu bentuk aksi nyata pengabdian kepada masyarakat.

“Juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan teori diperkuliahan dalam aksi nyata yang diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat sebagai suatu tindakan perubahan yang menjadi suatu budaya organisasi yang berkelanjutan,” kata Saipul dalam keterangan yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (19/10).

Sumber : Elshinta.Com

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire