Top
Begin typing your search above and press return to search.

Debat calon putaran pertama Pilkada Sukoharjo pekan ketiga Bulan Oktober

Debat calon kepala daerah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah digelar pada pekan ini.

Debat calon putaran pertama Pilkada Sukoharjo pekan ketiga Bulan Oktober
X
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Debat calon kepala daerah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah digelar pada pekan ini. KPU Kabupaten Sukoharjo telah menyiapkan materi debat beserta empat orang panelis dan satu moderator. Debat calon peserta Pilkada tetap digelar meskipun hanya ada satu calon tunggal di Sukoharjo sebagai salah satu tahapan penyelenggaraan pemilu.

Ketua KPU Sukoharjo, Syakbani Eko Raharjo mengatakan, format debat yang digunakan oleh KPU untuk calon tunggal tersebut tidak akan sama dengan format debat Pilkada dengan peserta lebih dari satu pasangan calon.

"Ya, formatnya tentu berbeda dengan jumlah calon lebih dari satu pasangan," kata dia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Senin (21/10).

Peserta debat hanya akan mengambil nomor undian pertanyaan dari panelis. Daftar undian pertanyaan ini dihimpun dari sejumlah polling yang melibatkan panelis serta masukan masyarakat. Peserta menjawab dan merespon pertanyaan dengan dipandu oleh moderator. Waktu penyelenggaraan sekitar 120 menit atau dua jam dengan fokus pada penajaman visi dan misi calon.

Syakbani menambahkan, empat panelis yang ditunjuk mewakili kalangan akademisi, profesional, praktisi dan jurnalis. Sementara tema materi debat untuk putaran pertama ini adalah ekonomi, budaya, lingkungan dan agama. Seluruh persiapan telah selesai termasuk mengirimkan undangan untuk para tamu yang diharapkan hadir dalam debat calon peserta Pilkada.

"Tempatnya di Hotel Brothers Solo Baru, waktunya malam," ujarnya.

Sesuai jadwal, Syakbani menyebutkan, ada dua putaran debat calon kepala daerah. Pitaran pertama minggu ketiga Bulan Oktober dan minggu kedua Bulan November. KPU memfasilitasi seluruh tahapan dengan mulai dari menentukan tema, menunjuk panelis dan moderator serta publikasi tahapan.

Sekali lagi, karena hanya ada satu calon peserta maka debat yang biasanya saling adu gagasan antar pasangan calon, maka peserta pilkada hanya akan mempertajam visi dan misi yang akan diusung saat menjabat nanti berdasarkan pertanyaan yang dilontarkan panelis.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire