Kecelakaan Tol Ungaran, sopir minibus masih trauma
Kasatlantas Polres Semarang, Jawa Tengah AKP Lingga Ramadani menjelaskan kondisi sopir minibus yang mengalami kecelakaan tunggal, Jumat (18/10/2024) di Ruas Tol Ungaran dengan 4 korban meninggal dunia saat ini masih trauma belum bisa dimintai keterangan.

Elshinta.com - Kasatlantas Polres Semarang, Jawa Tengah AKP Lingga Ramadani menjelaskan kondisi sopir minibus yang mengalami kecelakaan tunggal, Jumat (18/10/2024) di Ruas Tol Ungaran dengan 4 korban meninggal dunia saat ini masih trauma belum bisa dimintai keterangan.
Sementara perihal adanya unsur kelalaian pada sopir, Kasatlantas menyampaikan bahwa hal ini masih didalami pihak Satlantas Polres Semarang.
"Dikarenakan kondisi pengemudi masih dalam keadaan trauma, dan belum bisa dimintai keterangan oleh penyidik keterangan belum banyak kita dapatkan," jelasnya, Minggu (20/10/2024).
Satlantas Polres Semarang juga sudah berkoordinasi dengan Dokkes Polres Semarang, bahwa dari hasil pengecekan kesehatan serta urine pengemudi semua dalam keadaan normal.
"Setelah pengemudi nanti sudah tenang secara psikologis, nanti akan kita mintai keterangan," imbuh Lingga seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Senin (21/10).
Lingga menegaskan, sopir minibus elf tersebut sampai saat ini belum bisa menunjukkan SIM.
"Adapun status minibus merupakan mobil rental dari Jogja, dan info awal yang kami terima seharusnya yang mengemudikan bukan saudara MN. Atas perintah siapa dan bagaimana hingga mengemudikan elf, hal ini masih kita dalami. Dan apabila ada unsur kelalain maka akan ada status tersangka dalam peristiwa ini," pungkasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, rombongan Pesantren Islamic Center Bin Baz, Bantul, Yogyakarta tersebut rencananya akan mengikuti lomba MTQ di salah satu Universitas di Kota Semarang.