Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Netanyahu Bukan Bermaksud Tidak Hormati Obama

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Wawa    |    Editor : Administrator
Netanyahu berulang kali memperingatkan kesepakatan nuklir Iran akan mengancam Israel.
Netanyahu berulang kali memperingatkan kesepakatan nuklir Iran akan mengancam Israel.
<p>Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali mengatakan bahwa program nuklir Iran bisa mengancam kelangsungan hidup Israel.</p><p>Hal itu diungkapkannya sehari menjelang pidatonya di Kongres Amerika Serikat, yang menyebabkan ketegangan antara Israel dan Gedung Putih.</p><p>Netanyahu menegaskan bahwa pidatonya di Kongres bukan bermaksud untuk tidak menghormati Presiden Barack Obama, yang mengupayakan kesepakatan dengan Iran terkait program nuklirnya.</p><p>Namun dia mengaku memiliki kewajiban moral untuk masalah itu.</p><p>"Sebagai perdana menteri Israel, saya memiliki kewajiban moral untuk mengatakan bahaya ini karena masih ada waktu untuk menghindarinya," katanya dalam pertemuan di sebuah lembaga pro-Israel, AIPAC, di Washington, Senin 2 Maret.</p><p>Kubu oposisi Partai Republik mengundang Netanyahu untuk berpidato di Kongres&nbsp;tanpa memberi tahu lebih dulu Presiden Obama.</p><figure><img alt="Benjamin Netanyahu" src="http://ichef.bbci.co.uk/news/ws/625/amz/worldservice/live/assets/images/2015/03/02/150302203015_benjamin_netanyahu_640x360_reuters.jpg" width="640" height="360" class="fr-dii fr-fin"><figcaption>Netanyahu berulang kali memperingatkan kesepakatan nuklir Iran akan mengancam Israel.</figcaption></figure><p><br></p><p>Komentar Netanyahu itu muncul bersamaan dengan pertemuan Menlu AS, John Kerry, dengan Menlu Iran, Javad Zarid, di Jenewa untuk membahas program nuklir Iran.</p><p>Amerika Serikat -bersama Inggris, Prancis, Jerman, Rusia dan Cina- sedang mengupayakan kesepakatan untuk membatasi program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi atas negara itu.</p><p>Netanyahu berulang kali memperingatkan bahwa kesepakatan dengan Iran akan mengancam keamanan Israel. (BBC)&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:46 WIB

Evaluasi empat tahun Jokowi-JK, PSI: Pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 19:35 WIB

Menkes sebut angka kekerdilan turun jadi 30,8 persen

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 19:12 WIB

Wapres: Tidak ada dasar hukum pemerintah biayai saksi parpol

Aktual Dalam Negeri | 23 Oktober 2018 - 18:56 WIB

Wiranto: Umat Islam tidak mungkin sengaja bakar Bendera Tauhid

Aktual Pemilu | 23 Oktober 2018 - 18:47 WIB

Kemenkumham: Dana kampanye harus masuk pembukuan khusus

<p>Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali mengatakan bahwa program nuklir Iran bisa mengancam kelangsungan hidup Israel.</p><p>Hal itu diungkapkannya sehari menjelang pidatonya di Kongres Amerika Serikat, yang menyebabkan ketegangan antara Israel dan Gedung Putih.</p><p>Netanyahu menegaskan bahwa pidatonya di Kongres bukan bermaksud untuk tidak menghormati Presiden Barack Obama, yang mengupayakan kesepakatan dengan Iran terkait program nuklirnya.</p><p>Namun dia mengaku memiliki kewajiban moral untuk masalah itu.</p><p>"Sebagai perdana menteri Israel, saya memiliki kewajiban moral untuk mengatakan bahaya ini karena masih ada waktu untuk menghindarinya," katanya dalam pertemuan di sebuah lembaga pro-Israel, AIPAC, di Washington, Senin 2 Maret.</p><p>Kubu oposisi Partai Republik mengundang Netanyahu untuk berpidato di Kongres&nbsp;tanpa memberi tahu lebih dulu Presiden Obama.</p><figure><img alt="Benjamin Netanyahu" src="http://ichef.bbci.co.uk/news/ws/625/amz/worldservice/live/assets/images/2015/03/02/150302203015_benjamin_netanyahu_640x360_reuters.jpg" width="640" height="360" class="fr-dii fr-fin"><figcaption>Netanyahu berulang kali memperingatkan kesepakatan nuklir Iran akan mengancam Israel.</figcaption></figure><p><br></p><p>Komentar Netanyahu itu muncul bersamaan dengan pertemuan Menlu AS, John Kerry, dengan Menlu Iran, Javad Zarid, di Jenewa untuk membahas program nuklir Iran.</p><p>Amerika Serikat -bersama Inggris, Prancis, Jerman, Rusia dan Cina- sedang mengupayakan kesepakatan untuk membatasi program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi atas negara itu.</p><p>Netanyahu berulang kali memperingatkan bahwa kesepakatan dengan Iran akan mengancam keamanan Israel. (BBC)&nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com