Top
Begin typing your search above and press return to search.

Bawaslu Tangsel ajak pers perkuat fungsi pengawasan di Pilkada 2024

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggandeng seluruh insan pers guna memperkuat fungsi pengawasan selama perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Bawaslu Tangsel ajak pers perkuat fungsi pengawasan di Pilkada 2024
X
Sumber foto: Cecep Supriatna/elshinta.com

Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggandeng seluruh insan pers guna memperkuat fungsi pengawasan selama perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 berlangsung. Ajakan tersebut disampaikan dalam Forum Media yang digelar di Kantor Bawaslu Kota Tangsel, Selasa (22/10/2024).

Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep menjelaskan, media memegang peranan yang sangat penting dalam berjalannya demokrasi. Terutama dalam keberlangsungan pesta demokrasi di wilayah termuda se-Provinsi Banten ini.

"Saya berharap media bisa menjadi kepanjangan tangan bagi Bawaslu. Juga menjadi sumber informasi bagi masyarakat terkait bagaimana situasi Pilkada dan kesiapan dalam penyelenggaraan pelaksanaan Pilkada 2024," jelas Acep seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Cecep Supriatna, Rabu (23/10).

Di kesempatan itu, Acep juga memaparkan sederet hasil pengawasan yang telah dilakukan sepanjang tahap Pilkada ini berlangsung.

"Kegiatan hari ini kita mencoba untuk menjalin silaturahmi dengan media juga menjelaskan apa yang sudah kami lakukan sepanjang masa kampanye dan semasa tahapan Pilkada di Tangerang Selatan," jelas Acep.

Sementara itu selaku narasumber, Kepala Bidang Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan Layanan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Ahmad Syatiri mengungkapkan, media memainkan peran penting sebagai sumber informasi bagi masyarakat.

Menurutnya media bersama pemerintah juga harus bersinergi dalam memerangi penyebaran berita bohong atau hoaks. Terutama dalam momen politik seperti saat ini.

"Pemerintah berperan dalam meningkatkan literasi digital pada masyarakat tentang cara memverifikasi informasi dari media informasi yang terpercaya. Lalu pemerintah juga juga berperan dalam pengembangan kompetensi dan literasi digital masyarakat," jelas Syatiri.

Namun, kata Syatiri, untuk memerangi penyebaran hoaks secara optimal, diperlukan peran aktif dari masyarakat.

"Masyarakat juga memiliki peran penting, dengan memeriksa informasi sebelum mempercayainya, serta tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi," tegasnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire