Sebanyak 17 ekor buaya mati saat dievakuasi dari kolam penangkaran
Sebanyak 17 ekor buaya muara (Crocodylus porosus) mati saat dievakuasi dari kolam penangakaran di Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Elshinta.com - Sebanyak 17 ekor buaya muara (Crocodylus porosus) mati saat dievakuasi dari kolam penangakaran di Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah I Bogor, Diah Qurani Kristina mengatakan total sebanyak 64 ekor buaya muara yang dievakuasi ke dua lokasi penangkaran di pusat perlindungan hewan Cikananga, Sukabumi dan Ogan Hilir, Palembang Sumatera Selatan.
"Dari total 64 ekor buaya yang dievakuasi, sebanyak 12 ekor buaya mati di lokasi penangkaran ini (Cianjur) saat proses translokasi ke Ogan Hilir, Palembang, Sumatera Selatan, dan sebanyak lima ekor lainnya mati saat tiba di Cikananga, Sukabumi. Totalnya ada sebanyak 17 ekor buaya yang mati saat proses translokasi ini," kata Diah, di lokasi penangkaran, Selasa (22/10).
Diah menyebutkan matinya belasan hewan reptil predator dilindungi diakibatkan karena proses evakuasi.
"Kita memang menggunakan alat kejut listrik, tapi itu hanya untuk melemahkan buaya saat akan diangkat dari dalam kolam. Kemudian buaya diseret dengan alat berat, karena ukurannya yang jumbo, dan tidak memungkinkan untuk ditandu oleh manusia," jelasnya.
Diah memastikan, puluhan ekor buaya muara di kolam penangakaran di Kampung Gunung Calung itu sudah seluruhnya di translokasi.
"Kita pastikan seluruhnya (Buaya) sudah terangkat dari kolam penangakaran ini, dan kolam pun sudah diurug. Tidak ditemukan juga anakan atau telur di area ini (Kolam penangakaran)," ujarnya.
Berkurangnya jumlah buaya di kolam penangakaran itu, lanjut Diah, kemungkinan dikarenakan karena mati saling serang sesama buaya.
"Memang pada 2018 tercatat ada 80 ekor buaya muara di penangkaran ini, tapi setelah di evakuasi hanya ada 64 ekor. Sisanya ini, diyakini mati akibat saling serang karena buaya ini kan kanibal," imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Angga Purwanda, Rabu (23/10).
Diberitakan sebelumnya, Sebelumnya, kawanan buaya lepas dari penangkaran dan masuk pemukiman warga dan aliran sungai di Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Hewan reptil predator itu lepas, setelah tembok benteng penangkaran jebol diterjang hujan deras yang mengguyur kawasan itu pada Rabu (2/10) malam.