Erick Thohir minta STY matangkan tim dan taktik Timnas
Ketua Umum PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia), Erick Thohir meminta pelatih Shin Tae-yong mematangkan tim dan taktik di setiap laga Timnas yang masih menyisakan enam pertandingan di Grup C. Hal ini merespons kritik keras publik pada eksperimen STY dalam pertandingan menghadapi China yang mengakibatkan Timnas menelan kekalahan pertama.

Elshinta.com - Ketua Umum PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia), Erick Thohir meminta pelatih Shin Tae-yong mematangkan tim dan taktik di setiap laga Timnas yang masih menyisakan enam pertandingan di Grup C. Hal ini merespons kritik keras publik pada eksperimen STY dalam pertandingan menghadapi China yang mengakibatkan Timnas menelan kekalahan pertama.
"Saya sudah bertemu dengan coach Shin (Shin Tae Yong). Kami serius bicara soal target Timnas untuk minimal menempati empat besar di grup. Ini menjadi tugas coach dalam mempersiapkan tim dan taktik dengan sebaik-baiknya. Terutama di dua laga kandang melawan Jepang dan Arab Saudi, bulan depan," kata Erick Thohir pada Jumat (25/10/2024).
PSSI, menurut Erick, akan selalu memberikan dukungan dalam memenuhi kebutuhan timnas. "Kita harus maksimal secara taktik. Stabilitas yang mulai terbangun mesti dipertahankan sehingga saat main, taktik sudah siap dan matang," ujarnya.
Sebelumnya masyarakat mengkritik STY karena membongkar pasang skuad Timnas di pertandingan menghadapi China. Beberapa pemain yang selama ini menjadi kunci permainan, seperti Thom Haye, tidak bermain penuh. Eliano Reijnders bahkan dicoret STY dari daftar susunan pemain meski tampil baik di pertandingan menghadapi Bahrain. Eksperimen yang dilakukan STY berbuah pahit dengan kekalahan pertama atas tim peringkat dasar klasemen, China.
Sementara itu babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C Zona Asia memakan korban dua pelatih, yaitu Graham Arnold yang dipecat Australia dan Roberto Mancini yang diputus kontrak Arab Saudi. Hal ini menunjukkan betapa tingginya persaingan yang dituntut oleh setiap federasi demi meloloskan negaranya ke Piala Dunia 2026. (Ber/Ter)