BMKG: Empat titik panas terpantau di Sumatera Utara
Elshinta.com - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan menyebutkan berdasarkan pantauan sensor medis yakni Satelit Tera, Aqua, SNPP, dan NOAA20, terpantau empat titik panas di Sumatera Utara (Sumut)

Elshinta.com - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan menyebutkan berdasarkan pantauan sensor medis yakni Satelit Tera, Aqua, SNPP, dan NOAA20, terpantau empat titik panas di Sumatera Utara (Sumut)
"Ke-4 titik panas tersebut terpantau di Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara," kata Prakirawan Balai BMKG Wilayah I Medan Defri Mandoza di Medan, Kamis.
Kepada masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran ketika membersihkan lahan karena bisa menyebabkan kebakaran lahan.
"Terkait kondisi cuaca dan potensi yang dapat diakibatkannya, juga rutin terus disampaikan kepada berbagai pemangku kepentingan agar dapat menjadi perhatian," katanya.
Ia menyebutkan dalam beberapa hari ke depan sejumlah wilayah di Sumut masih berpotensi hujan baik dengan intensitas sedang maupun lebat, meski sesekali diiringi panas terik.
"Pagi hingga siang dapat saja panas terik, namun sore atau malam hari hujan," katanya.
Untuk cuaca Jumat (1/11), pada pagi hari rata-rata berawan dan hujan ringan di Batubara, Langkat, Nias Barat, Nias Selatan, dan Serdang Bedagai.
Sementara siang hingga sore hari berawan dan berpotensi hujan ringan hingga lebat disertai petir di sebagian besar wilayah Sumut, khususnya di Mandailing Natal. Kemudian pada malam hari berpotensi hujan ringan hingga lebat disertai petir di sebagian besar wilayah Sumut.
Hujan dengan intensitas lebat disertai petir berpotensi terjadi di Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Langkat, Mandailing Natal, Tapanuli Tengah dan sekitarnya.
Pada dini hari juga berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang yang berpotensi terjadi di Labuhanbatu Utara, Nias Barat, dan sekitarnya.