Top
Begin typing your search above and press return to search.

B2SA dan Situmpang, upaya tingkatkan ketahanan pangan Kota Magelang

Pj Wali Kota Magelang Ahmad Azis minta agar warga yang tergabung dalam kelompok tani untuk  lebih kreatif dan inovatif, mengingat lahan di wilayah Kota Magelang sangat terbatas.

B2SA dan Situmpang, upaya tingkatkan ketahanan pangan Kota Magelang
X
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Pj Wali Kota Magelang Ahmad Azis minta agar warga yang tergabung dalam kelompok tani untuk lebih kreatif dan inovatif, mengingat lahan di wilayah Kota Magelang sangat terbatas. Misal dengan memadukan antara pertanian, perikanan dan peternakan. "Jadi bisa saling menguntungkan, sisa kotoran ternak bisa jadi pupuk sehingga tidak ada residu. Semuanya bermanfaat," katanya di sela-sela peresmian Kampung Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dan sistem Integrated urban Farming Pangan (Situmpang) di Hotel Puri Asri, Rabu (30/10/2024).

Azis menilai kegiatan ini sangat positif, apalagi Kota Magelang dengan tantangan lahan yang terbatas. "Tadi saya tanya nanam di lahan 600 meter untuk 20 orang, apa ya itu cukup?," ujarnya.

Karena itu memang diperlukan inovasi dan kreativitas yang tinggi, apalagi untuk masalah pemasaran tidak menjadi kendala. "Tadi saya tanya ke petani soal pemasaran tidak ada kendala. Hanya petani harus lebih kreatif," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Azis menyerahkan bantuan kepada kelompok tani masing-masing Rp 50 juta. Bantuan itu dimanfaatkan untuk usaha pertanian.

Kepala Disperpa Kota Magelang, Agus Dwi Windarto menambahkan, melalui program ini, masyarakat diajak untuk mengoptimalkan lahan pekarangan yang ada dengan menanami tanaman semusim, hortikultura dan pangan.

Agus berharap, dengan pemanfaatan lahan yang optimal, masyarakat bisa meningkatkan pendapatan.

"Ini juga merupakan usaha mengurangi beban pengeluaran masyarakat terhadap kebutuhan pangan misalnya sayuran," imbuhnya.

Dengan demikian, lanjut Agus, Disperpa dapat mewujudkan upaya pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat lewat ketahanan pangan di daerah.

Menurut Agus, hal itu juga selaras dengan program food estate yang sedang gencar dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang sekarang menjadi prioritas untuk dilakukan percepatan. Kemarin kami juga melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah pusat melalui zoom meeting terkait food estate ini," ujar Agus.

Lebih lanjut, Agus menilai, program food estate nantinya juga dapat membantu pemenuhan pangan bergizi seimbang dan aman bersama Badan Gizi Nasional.

"Nantinya, ini juga dapat membantu dalam program pemberian makan gratis kepada anak sekolah dan ibu hamil," tuturnya.

Di samping itu, Agus menilai, peningkatan fungsi lahan pertanian di Kota Magelang penting. Sebab, setiap tahun hampir 5 hektare Kota Magelang mengalami alih fungsi lahan dan pemanfaatannya.

"Sehingga semakin hari lahan pertanian Kota Magelang semakin menyempit, semakin berkurang. Sehingga potensi yang bisa kita lakukan adalah lahan pekarangan yang ada dioptimalisasi dengan pengelolaan integrasi pertanian terpadu," jelas Agus seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Jumat (31/10).

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire