Ganti pelatih, Persiku Kudus fokus pada peningkatan 'chemistry' dan mentalitas pemain
Penasehat tim Persiku Kudus, Mawahib, menekankan pentingnya 'chemistry' dan mentalitas kuat di antara para pemain untuk mencapai target lolos ke Liga 1. Dimana, saat ini Persiku sedang mengikuti kompetisi liga.

Elshinta.com - Penasehat tim Persiku Kudus, Mawahib, menekankan pentingnya 'chemistry' dan mentalitas kuat di antara para pemain untuk mencapai target lolos ke Liga 1. Dimana, saat ini Persiku sedang mengikuti kompetisi liga.
Ia menyebut keberhasilan tim bukan hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga pada bagaimana pemain dan pelatih menyatu secara emosional. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kekuatan tim secara menyeluruh.
“Kita perlu menciptakan ikatan emosional antara pemain dan pelatih. Mereka berasal dari latar belakang yang berbeda, namun penting bagi mereka untuk berkolaborasi dalam satu irama,” ujar Mawahib, Rabu (6/11).
Adik Menteri ATR ini juga mengapresiasi kehadiran pelatih kepala baru yakni Bonggo Pribadi, yang resmi bergabung dengan Persiku Kudus. Menurutnya, pengalaman dan kualitas Bonggo diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi tim.
“Dengan kehadiran Bonggo Pribadi sebagai pelatih kepala, kami berharap bisa lebih memperkuat sinergi di dalam tim. Beliau memahami pentingnya chemistry antara pelatih dan pemain, dan ini menjadi salah satu modal besar bagi kami,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (7/11).
Meski keputusan untuk memilih Bonggo Pribadi sepenuhnya berada di ranah manajemen, ia menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut. Sebab pihak manajemen tentunya telah mempertimbangkan berbagai aspek untuk membawa pelatih yang sesuai dengan visi Persiku dan kebutuhan tim saat ini.
Lebih lanjut, Mawahib menyatakan bahwa evaluasi terus dilakukan pasca kekalahan melawan PSIM. Kekalahan itu menunjukkan bahwa PSIM lebih unggul secara pengalaman. Namun, tim macan muria yang baru terbentuk beberapa bulan ini sudah menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Proses evaluasi terus dilakukan agar tim siap menghadapi pertandingan-pertandingan mendatang. Setiap komponen dalam tim dapat terus berbenah dengan waktu persiapan yang tepat untuk meningkatkan performa Persiku di Liga 2 dan mencapai target promosi.
“Kita sudah mempersiapkan banyak hal untuk pertandingan di awal tahun mendatang. Ini adalah momen penting bagi kita untuk menunjukkan peningkatan,” imbuhnya.
Mawahib menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan mendukung semangat sportivitas, terutama dari kalangan suporter. Ia berharap agar para pendukung Persiku dapat menjaga ketertiban selama pertandingan untuk mencerminkan sikap ramah yang menjadi ciri khas Kudus sebagai kota toleran.
Dukungan penuh dari suporter dinilai sebagai salah satu faktor penting yang dapat membantu Persiku mencapai hasil terbaik.
Disebutkan cita-cita besar tim saat ini yakni kembali ke Liga 1 seperti pada masa kejayaannya. Ia menargetkan agar Persiku mampu bertahan di liga utama Indonesia setelah sebelumnya pernah mencatatkan sejarah di tahun 2007. Untuk mencapai target ini diperlukan kerja keras dan dukungan dari semua pihak.